Saturday, 20 January 2018

Jika Istri Hanya Direken Seperti Sebongkah Batu

Senin, 9 November 2015 — 5:31 WIB

SECARA phisik Ny. Ratmonah, 25, dari Sumenep (Madura) ini memang cantik. Tapi karena pendiam, Sodik, 32, suaminya menganggap seperti batu. Celakanya, meski kayak batu Ratmonah banyak yang mengincarnya. Nah, begitu ketahuan sang istri punya PIL, Sodik naik pitam dan “batu” itu diceburkan ke sumur, byurrrr!

Biar tampang perempuan itu pas-pasan, jika penampilannya ramah dan pintar bergaul, banyak juga lelaki yang pengin menggauli. Sebaliknya, biar perempuan itu cantik tapi pendiam laksana batu, lelaki cepat bosan padanya karena menilai perempuan itu sombong mentang-mentang cantik. Yang ideal adalah gabungan keduanya: cantik, ramah dan pintar bergaul, pasti banyak lelaki berebut pengin menggauli.

Ny. Ratmonah warga Batuputih, Sumenep, termasuk kategori cantik yang membosankan. Orangnya memang cantik, tapi pendiamnya nggak ketulungan. Terhadap suami sendiri, dia bicara hanya seperlunya. Maka jika orang berbicara itu orang harus beli pulsa macam HP, niscaya Ratmonah jarang beli vocer HP.

Banyak tetangga yang menyebut Ratmonah ini seperti gong, musiknya gamelan Jawa, jika tak ditabuh tidak bunyi. Gara-gara punya istri seperti batu itulah, rumahtangga Sodik jadi selalu dingin sehari-hari, lantaran istrinya hanya bicara seperlunya saja. “Kayak dokter saja, jam bicara hanya pukul 17.00 sampai pukul 20.00.” keluh Sodik sekali waktu.

Tapi ada juga nilai “positip”-nya, meski Sodik berbuat mengecewakan, istrinya tidak pernah ngomel, begitu juga ketika amplop gajinya tidak utuh diterima istri. Ratmonah tak pernah mempertanyakan, apa lagi kerjasama sama BPK untuk mengaudit keuangan suami. Jadi kasarnya, suami selingkuh pun dijamin Ratmonah takkan protes.

Tapi yang terjadi justru terbalik-balik. Isyu yang beredar, Ratmonah punya PIL, karena di kala suami tak di rumah kata tetangga justru istrinya pergi bersama lelaki lain. Nah, suami cap apa yang tak marah menghadapi istri yang “meneng ngandut kreneng” itu. Maka Sodik pun lalu mengklarifikasi, tapi jawab istrinya hanya tidak dan tidak, tak ada kata lain untuk memperkuat argumentasinya.

Benar-benar memang seperti batu. “Kalau tak mau ngaku, tak cerai kamu!” ancam Sodik. Tapi jawab istri pendek: silakan! Coba, bagaimana suami tidak jadi kalap? Karena istri lebih banyak diam seperti batu, Sodik pun jadi nekat. Ratmonah diseret keluar dan diceburkan ke sumur, byurrrr! Habis itu Sodik langsung ngeloyor pergi.

Tetangga yang mendengar suara bende berdebum ke dalam sumur, mencoba mengetahui. Ternyata di situ Ratmonah berteriak-teriak minta tolong, dari dalam sumur yang berkedalaman 8 meter itu. Ratmonah berhasil ditolong pakai tangga, dan kondisi selamat meski lecet-lecet dan basah kuyup. Tak terima perlakuan suami, dia langsung lapor polisi.

Lapornya singkat dan pendek kayak telegram, ngkali. (BJ/Gunarso TS)