Sunday, 18 November 2018

Hadapi Musim Hujan, Jaksel Ada Tim Satgas PBG

Selasa, 10 November 2015 — 21:24 WIB
Kasudin Tata Air Jaksel, Dedy Budiwidodo (kiri) mengecek kesiapan pompa mobile untuk  penanggulangan banjir dan genangan saat musim hujan. (Rachmi)

Kasudin Tata Air Jaksel, Dedy Budiwidodo (kiri) mengecek kesiapan pompa mobile untuk penanggulangan banjir dan genangan saat musim hujan. (Rachmi)

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Mengatasi banjir dan genangan saat musim hujan, Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan berjibaku dengan membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Banjir dan Genangan (PBG). Tim berkekuatan 43 personil tersebar di 10 kecamatan dan di Sudin.

“Memasuki musim hujan, potensi banjir dan genangan harus diantisipasi sejak dini. Setelah gencar pengerukan maupun normalisasi sejumlah kali dan saluran penghubung, kami kini diperkuat tim Satgas yang bertugas 24 jam monitoring wilayah,” kata Kepala Suku Dinas Tata Air Jaksel, Budi Widodo saat mengecek tiga pompa mobile yang stand-by di kantor Walikota Jaksel, Selasa (10/11).

Ia menjelaskan pasukan Satgas PBG meliputi 10 orang di sudin dan 3 orang masing-masing di 10 kecamatan yang seluruhnya 43 orang. Satgas ini bertugas 3 shift dalam sehari khusus selama musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga Februari mendatang.

Sehari-harinya, tim tersebut diterjunkan untuk memantau kondisi kali, saluran penghubung hingga tali-tali maupun mulut air saluran dari sampah dan lumpur. Termasuk pengerukan saluran-saluran. Penempatan satgas di lapangan fleksibel karena juga bertugas membantu kecamatan lain jika kondisi darurat.

Libatkan 130 PHL

Dedy juga melibatkan sekitar 130 pekerja harian lepas (PHL) yang rutin diprioritaskan menjaga 32 rumah pompa di antaranya di Kebon Baru, Pulo Raya, underpass Trunojoyo, Kebayoran Baru, underpass depan Gandaria City Mal dan di Jln Jamblang, Kebayoran Lama. PHL tersebut bertugas 24 jam dalam 3 shift.

Selain itu, Sudin Tata Air Jaksel memiliki 5 unit pompa mobile dengan kapasitas 85 liter per detik per unit. Tiga unit disiagakan di kantor Walikota Jaksel, satu unit di gudang di TB Simatupang dan satu unit dikerahkan di kawasan Pesanggrahan.

“Jika masih tidak mencukupi, Dinas Tata Air DKI akan memasok sejumlah pompa mobile sehingga genangan segera teratasi,” jelasnya.

Adapun sejumlah kali yang intens dikeruk dalam 3 bulan terakhir antara lain Kali Krukut di Petogogan dengan kedalaman hingga 3 meter, saluran Phb di Menteng Pulo, Rawa Bilal, Tebet dan Kali Pesanggrahan. Bahkan normalisasi kali di 10 kecamatan ditargetkan Desember rampung. (Rachmi/win)