Monday, 24 September 2018

Ahok: Sodetan Kali Ciliwung Akan Signifikan Kurangi Banjir

Rabu, 11 November 2015 — 21:30 WIB
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

GAMBIR (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menjelaskan proyek sodetan Kali Ciliwung akan sangat signifikan mengurangi banjir di Ibukota.

Ahok meminta masyarakat agar lebih bersabar karena pemerintah pusat dan Pemprov DKI butuh waktu untuk mengerjakan berbagai sarana dan prasarana penanggulangan banjir.

“Untuk sodetan Kali Ciliwung di Bidara Cina, yang dikerjakan Kemen PU, butuh waktu. Tahun ini mungkin belum kelihatan. Tapi kalau pekerjaannya jalan terus dan selesai tahun 2017, maka masyarakat akan merasa buktinya,” kata Ahok di Balaikota, Gambir, Rabu (11/11).

Sodetan Kali Ciliwung terbukti akan mengurangi banjir di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya. Kali Ciliwung yang suka meluap di Jatinegara akan dibuat menjadi dua aliran dan salah satunya dialirkan ke Kanal Banjir Timur (KBT).

“Berdasarkan data  Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC), ‎proyek sodetan tersebut nantinya dapat menyedot air sebanyak 60 meter kubik per detik. Jadi, akan sangat signifikan mengurangi banjir,” tandasnya.

Makin Terarah

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi bahwa langkah Pemprov DKI sudah makin terarah mengatasi masalah banjir. “Teman-teman di Dewan banyak yang mendukung Gubernur Ahok melakukan berbagai proyek pengendalian banjir,” ujar Prasetio di kantornya.

Berbagai proyek antara lain normalisasi Kali Ciliwung di Kampung Pulo, dan beberapa sungai lainnya. Selain itu juga normalisasi Waduk Pluit dan beberapa waduk lainnya, sebagai tanda keseriusan Ahok menuntaskan banjir.

Menurutnya berkat kepemimpinan Ahok yang tegas dan berani, maka anak buah di lapangan berhasil menertibkan kawasan bantaran sungai, saluran penghubung, waduk, dan lainnya. “Dengan keseriusan ini, maka tingkat kerawanan banjir di Jakarta akan makin berkurang,” kata Prasetio.

Menurutnya dalam APDB Perubahan 2015 juga banyak mengalokasikan anggaran untuk pengendalian banjir, penertiban bangunan liar, meliputi pengerukan lumpur, pembangunan sheet-pile, pembangunan rusun, penertiban saluran penghubung, dan lainnya.

“Pekerjaan Ahok sudah bagus. Kalaupun ada yang bilang tidak bagus, itu cuma masalah gaya bicaranya saja yang ceplas-ceplos. Tapi pada intinya bagus,” kata politisi PDI Perjuangan. (Joko/win)

  • Mangap

    Harus dipastikan bahwa akhir 2016 bisa selesai. Agar 2017 pusat kota nggak kebanjiran lagi.
    Dan antisipasi sampah yang bisa menutup sodetan. Harus dipasang saringan sampah