Thursday, 21 June 2018

Ahok Akui Sulit Bebaskan Lahan Untuk Sodetan Ciliwung

Senin, 16 November 2015 — 12:59 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (PNJ-7)

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (PNJ-7)

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui sulitnya membebaskan lahan untuk membantu proyek sodetan Sungai Ciliwung.

Hal itu lantaran terlalu banyaknya warga bantaran sungai yang menguasai lahan milik negara.

“Kita punya masalah cuma satu saja. Di Jakarta sudah terlambat, karena orangnya sudah terlalu banyak menguasai lahan,” kata Ahok, di Balaikota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (16/11/2015).

Karenanya, Ahok mengatakan, proyek sodetan yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpu Pera) itu baru akan selesai dua tahun mendatang. “Bisa selesai 2017 karena lamban, kan nggak, bisa masuk dua bor,” sambungnya.

Ahok memaparkan, banyak alasan yang biasa disampaikan warga ketika lahan maupun bangunannya dibebaskan.

“Yang paling sering ada bilang gini, ‘saya tahun 1970, loh Pak sudah tinggal di sini. Ada juga yang bilang saya tahun 1950, loh Pak’.  Terus saya bilang, tahun 1950-nya kamu dulu kan belum banjir,” kata Ahok. (julian/win)