Sunday, 18 November 2018

12 Pengedar Narkoba Dibekuk Polres Bogor

Rabu, 18 November 2015 — 17:28 WIB
Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto (tengah), Kasat Narkoba, AKP Yuni Purwanti Kusuma Dewi, (kiri memakai baju putih) menunjukan barang bukti narkoba yang diamankan petugas dalam operasi

Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto (tengah), Kasat Narkoba, AKP Yuni Purwanti Kusuma Dewi, (kiri memakai baju putih) menunjukan barang bukti narkoba yang diamankan petugas dalam operasi

BOGOR (Pos Kota) – Sebanyak 12 pengedar narkoba ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor dalam operasi yang dilakukan sepekan terakhir. Seorang dari pelaku masih berusia 19 tahun yang mengaku menekuni bisnis narkoba karena untungnya menggiurkan.

Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto didampingi Kasat Narkoba, AKP Yuni Purwanti Kusuma Dewi, Rabu (18/11) mengatakan 12 tersangka  dengan inisial DM 38, H 21, H 30, H 33, MT 29, MR 20, AW 22, AM 19, MZ 50, NY 43, JH 40, dan SM 31.

“Sabu dan ganja yang dipasok, lalu di edarkan diwilayah Kabupaten Bogor,”kata AKBP Suyudi.Dari penangkapan pelaku ini, petugas menyita 6,1 Kg ganja dan 34,2 gram sabu.
.
“Mereka sudah masuk target kami. Dua belas pelaku ini merupakan sindikat dari 5 kelompok berbeda,”papar Suyudi.

Dari pengakuan yang disampaikan kepenyidik, 12 orang ini memiliki peran masing-masing. Ada yang bandar, ada juga yang pemakai. “Mereka memang TO kita,”tandasnya.

“Ada satu wanita yang jadi pengedar. Dari rumahnya saat ditangkap, petugas mengamankan 3 Kg ganja,”kata AKBP Suyudi.

Sementara pelaku AM yang berusia 19 tahun mengaku, dirinya hanya kurir yang mengantar ganja ke pemesan.
“Saya hanya dikasih upah setelah ganja benar-benar diterima pemesan. Saya ditangkap di terminal. Saat itu saya mau antar ganja,”ujar AM.

Mereka akan dijerat Pasal 114, Pasal 111, dan Pasal 112 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun dan denda minimal Rp1 milyar atau maksimal Rp 10 miliar. (yopi)