Tuesday, 18 June 2019

PTUN Bandung : Batalkan IMB Hotel Salak!

Rabu, 18 November 2015 — 0:46 WIB
Pembangunan Hotel Salak di Bogor sejak awal ditentang sebagian warga dan PTUN Bandung meminta Walikota Bogr cabut IMB (yopi)

Pembangunan Hotel Salak di Bogor sejak awal ditentang sebagian warga dan PTUN Bandung meminta Walikota Bogr cabut IMB (yopi)

BOGOR (Pos Kota) – Gugatan warga atas  pembangunan tower Salak Hotel di bilangan Taman Kencana Kota Bogor dimenangkan PTUN Bandung Selasa (17/11). Dalam putusannya,   Ketua Majelis Hakim Nelvi Cristin serta hakim anggota  Retno Nawangsih dan Indah Mayang Sari, memutuskan, agar Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, mencabut dan membatalkan IMB Tower Salak Hotel.

“Menetapkan dan memutuskan, IMB Salak Tower Hotel di Jalan Salak 38-40 Bogor dibatalkan,” kata Prof Ahmad Bey, salah satu warga mengutip putusan hakim PTUN.

Sementara kuasa hukum warga Buana Nucleus SH, Anjaz Hilman SH, dan Dr Muhammad Andi Asrun SH menegaskan, dengan putusan ini, maka Pemkot Bogor selaku terugat, diminta mentaati putusan hakim dengan sesegera mencabut dan menyatakan IMB Tower Salak Hotel batal.

Segala kegiatan di area hotel, dengan putusan ini, maka segera dikosongkan dan dihentikan.”Dilokasi tidak boleh ada lagi aktifitas,”papar Anjas Hilman SH.

Anjas Hilman menambahkan, pada amar putusanya itu, hakim menyatakan, proses keluarnya IMB itu batal dan tidak sah. Hakim juga memerintahkan kepada tergugat dalam hal ini Walikota Bogor, untuk mencabut IMB tersebut.

Atas putusan majelis hakim ini, warga  menyambut gembira. Argon, mengatakan, rasa optimis menang itu, saat tiga hakim turun ke lokasi guna mencari kebenaran dari gugatan warga.   Dalam peninjauan itu, terdapat beberapa temuan yakni, jarak batas bangunan hotel 20 lantai itu dengan rumah warga hanyak 1,5 meter.\

“Demi rasa keadilan, Tower Salak Hotel itu, satu-satunya hotel tertinggi di Kota Bogor dengan ketinggian 20 lantai, harus berhenti dan IMB nya dicabut,”pinta Argon. (yopi)