Tuesday, 25 September 2018

Karena Tak Bisa Menulis Latin

Usir Murid Dari Kelas Orangtua Protes Oknum Guru SD di Jakarta Utara

Rabu, 18 November 2015 — 11:56 WIB
*ist

*ist

JAKARTA (Pos Kota) – Diusir dari kelas oleh gurunya, murid kelas 2 SD di Jakarta Utara mogok sekolah. Tak terima dengan perilaku oknum guru orangtua bocah 8 tahun itu mencoba menemui kepala sekolah SD setempat untuk melayangkan protes.

“Apalagi anak saya diusir karena tidak bisa menulis latin. Sebagai seorang guru harusnya diajarkan bukan malah diusir,” tutur Supinah, ibu korban saat dihubungi Poskotanews.com, Rabu (18/11/2015). Dijelaskan ibu tujuh anak ini, kejadian itu berlangsung pada Senin (16/11/2015) di SD 20 PT, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara tempat anaknya sekolah. Menurut cerita sang anak, oknum guru berinisial UC itu spontan mengusir anaknya dari kelas lantaran tak bisa menulis latin. “Setelah kejadian ini anak saya takut untuk sekolah. Dia sudah tidak mau masuk ke sekolah lagi,” paparnya.

Perempuan yang bekerja sebagai penjaga toko di ITC Cempaka Mas ini sempat mencoba melayangkan protes atas perilaku oknum guru itu dengan mengadu ke kepala sekolah setempat. “Namun orangnya tidak ada waktu mau saya temuin,” tuturnya lagi. Ditambahkan Supinah, aksi tak terpuji UC tak hanya berlangsung saat ini. “Guru itu sudah sering bersikap kasar sama anak saya sejak kelas satu ,” akunya. (yahya)