Friday, 20 July 2018

Waduh, Gaduh Lagi di Rumah Bang Jalil

Senin, 23 November 2015 — 4:04 WIB
DK Nov 23

ADA kegaduhan lagi di istana? Emang ngapa? Itu kan biasa, Bung! Iya, biasa, kalau ada isu pergantian pejabat pasti ribut. O, gitu?

“ Pejabat kok seneng banget pada bikin gaduh. Kapan ngurus negara, kapan bikin senang rakyat, kalau mereka sendiri masih seneng pada cari sensasi? Kasihan dong rakyat kecil, hidupnya semakin susah!” gerutu Bang Jalil siang hari, di rumahnya sambil nonton TV.

“ Mereka sih enak pada punya proyek!”

“ Makanya Bapak berubah dong. Bergerak. Ada lowongan, nih. Bapak mau nggak jadi menteri? Sebentar lagi ada reshuffle kabinet, Pak, “ ujar istri Bang Jalil.

“ Ibu jangan bikin gaduh kayak gitu,dong?” kata Bang Jalil.

“ Emang Bapak, mau kayak gitu terus? Nggak ada peningkatan hidup?”

“Terus Ibu tau dari mana soal reshuffle?” tanya sang suami.

“ Baca berita dong,Pak. Sekarang ini kan gampang memperoleh informasi, ada TV, radio, koran dan internet?” kata sang istri, sambil menambahkan,” Bapak lupa kalau HP Ibu sekarang pake internet? Kamera depan belakang?” kata sang istri, bangga.

“ O, gitu? Ya, tapi kembali soal jabatan menteri, emang Bapak ini apa?” tanya Bang Jalil sambil menyeruput kopi.

“ Bapak komandan Satpam. Bapak bisa minta jadi menteri Satpam, kek!” ujar sang istri, sekenanya.
Bang Jalil tertawa.

“ Nggak usah tertawa Pak, mana uang belanja? Ibu mau ke warung.”

“ Lho, kemarin kan uang gaji sudah Ibu terima semua?”

“ Abis buat ganti HP yang ada internetnya!” ujar sang istri, sambil memerkan HP barunya.

“ Waduh, Ibu bikin gaduh. Sebulan bisa nggak makan, nih!” Bang Jalil terbatuk, air kopi menyangkut di tenggorokannya. – massoes