Sunday, 15 September 2019

Johan Budi Kaget Revisi UU KPK

Senin, 30 November 2015 — 13:42 WIB
Johan Budi

JAKARTA (Pos Kota) – Pelaksana Tugas Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Johan Budi, mengaku kaget, mendengar pembahasan revisi Undang-undang yang menjadi prioritas DPR di tahun 2015, pasalnya, revisi UU KPK sebelumnya akan dibahas dalam Prolegnas prioritas pemerintah.

“Saya cukup terkejut ya, mendengar revisi Undang-undang KPK ko, jadi tahun 2015,” ujarnya di gedung KPK, Senin (30/11).

Padahal menurut Johan, sebelumnya sudah disepakati dengan Presiden Jokowi revisi UU KPK tidak akan dibahas tahun ini, namun Johan yakin, revisi UU KPK ditujukan untuk memperkuat KPK bukan melemahkan.

“Kalau untuk memperlemah, saya pasti tidak setuju, apalagi seperti diketahui teman-teman media, ada pasal-pasal yang menurut pendapat saya, bisa melemahkan KPK,” tuturnya.

Revisi UU KPK menurut Johan, memang sewajarnya dilakukan, apalagi usia Undang-undang KPK sudah 12 tahun, beberapa pasal semestinya diperbaharui agar bisa disesuaikan dengan perkembangan jaman.

Saat ini, Badan Legislatif DPR sedang mengebut pembahasan revisi UU No 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi, DPR menganggap revisi ini penting, mengingat hal tersebut sudah diwacanakan sejak lama, namun tak kunjung dilakukan.

Revisi UU KPK masuk dalam Prolegnas prioritas 2015 oleh pemerintah, namun, atas inisiatif DPR revisi tersebut diambil alih oleh DPR untuk direvisi.
(pnj-29/sir)