Friday, 20 September 2019

Capim KPK Harus Bikin Makalah Untuk Fit and Proper Test

Jumat, 4 Desember 2015 — 17:32 WIB
Para calon pimpinan KPK yang menjalani fit and proper test. (timyadi)

Para calon pimpinan KPK yang menjalani fit and proper test. (timyadi)

JAKARTA – Calon pimpinan (capim) KPK  menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR, Jumat,(4/12).

Seperti diketahui delapan capim telah diserahkan pemerintah. Ada dua capim gelombang terdahulu yang malah sudah menjalani fit and proper test pada periode DPR lalu dan belum sempat dipilih, yakni Busyro Muqoddas dan Robby Arya Barata.

Delapan calon yang dikirim pemerintah gelombang kedua, adalah Sujanarko, Alexander Marwata, Johan Budi Sapto Prabowo, Saut Situmorang, Surya Tjandra, Basaria Pandjaitan, Agus Raharjo, Laode Muhammad Syarif.

Untuk tes kali ini, seperi yang dulu-dulu, para calon diminta membuat makalah dengan judul yang ditentukan oleh Komisi III DPR.

Sudah Test Disuruh Ikut Lagi

Anehnya, kedua capim terdahulu juga ditanyai kesediaannya mengikuti fit and proper test lagi, padahal tes semacam itu sudah dilaluinya. Namun, tidak diminta bikin makalah seperti delapan yang lainnya. Di antara dua calon, hanya Robby yang hadir, Busyro tidak tampak.

Robby terkejut dirinya harus ikut tes semacam itu lagi, api dia ikut karena menghormati Komisi III DPR.

Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman menyatakan, rapat pleno komisinya telah memutuskan kedua capim diikutkan dalam fit and proper test ini.

“Keduanya tetap ikut tfit and proper test. Komisi III memutuskan untuk keduanya hanya dimita konfirmasinya kembali apakah ingin tetap maju atua tidak. Tapi Pak Busyro tidak datang,” katanya, (timyadi/win)