Monday, 22 October 2018

Buruk, Kualitas Udara di Utara Sukabumi

Minggu, 6 Desember 2015 — 21:43 WIB
Sukabumi Kota

SUKABUMI (Pos Kota) – Kualitas utara di Kabupaten Sukabumi seperti Kecamatan Cicurug dan sekitarnya terbilang buruk. Salah satu penyebabnya, tingginya volume kendaraan dan kemacetan di wilayah tersebut. Rencananya, pengukuran kualitas udara dan air bakal dilakukan pada 2016.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sukabumi, Daden Gunawan Minggu (6/12) mengatakan, pencemaran udara di wilayah utara memang cukup riskan. Dua tahun lalu, diketahui  kadar udara di wilayah utara, terutama di Cicurug dan sekitarnya  mendekati di atas ambang batas.

“Secara teknis untuk mengukur kadar dan kualitas udara maupun air itu perlu dibuktikan dengan tes laboratorium. Tapi secara kasat mata kita bisa merasakan kualitas udara di sini sangat pengap. Artinya, kualitas udara di wilayah utara sangat rentan,” kata Daden.

Menurut Daden, untuk membuktikan kembali kualitas udara tersebut perlu adanya pengukuran secara berkala. Pada 2016 rencananya akanmengukur kembali kualitas udara dan air. Tapi yang melaksanakannya adalah provinsi, BLH hanya turut membantu.

Selain wilayah utara, Daden juga mewaspadai kerentanan kualitas udara di wilayah timur di mana banyak terdapat industri. Sedangkan wilayah selatan dinilai Daden relatif masih aman. Kalau dari hasil pengukuran nanti kualitas udara di atas ambang batas, maka harus ada tindak lanjutnya.

“Aksi-aksi penanaman pohon harus dilakukan membantu untuk mengurangi tingkat polusi udara. Secara teknis, pepohonan itu mengeluarkan oksigen dan mengisap karbondioksida. Semakin banyak pohon yang ditanam, maka semakin banyak karbondioksida yang terisap,” jelasnya. (sule/d)