Monday, 24 September 2018

Peraih Medali Emas Olimpiade Diganjar Rp5 Miliar

Minggu, 6 Desember 2015 — 23:02 WIB
Menpora Imam Nahrawi menandatangani prasasti peresmian Icuk Sugiarto Training Camp (ISTC) di Sukabumi, Jawa Barat. (hari)

Menpora Imam Nahrawi menandatangani prasasti peresmian Icuk Sugiarto Training Camp (ISTC) di Sukabumi, Jawa Barat. (hari)

SUKABUMI (Pos Kota)- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menjanjikan bonus Rp5 miliar bagi peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil 2016. Ia menilai, bonus sebesar itu sangat pantas diterima atlet yang berprestasi tinggi, karena meraih medali emas olimpiade bukan hal yang mudah.

“Untuk memberi apresiasi kepada atlet yang berprestasi di olimpiade, pemerintah dalam hal ini Kemenpora akan memberikan bonus Rp5 miliar,” kata Menpora ketika meresmikan Icuk Sugiarto Training Camp (ISTC) di Desa Kadudampit, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (6/12/2015).

Menpora mengatakan, prestasi atlet bulutangkis Indonesia sekarang sedang mengalami pasang surut prestasi. Karenanya perlu rangsangan dengan bonus yang tinggi agar atlet terpacu berlatih keras untuk mengapai impian menjadi juara olimpiade.

“Saya sangat tercengang melihat seorang Icuk Sugiarto mampu membangun gedung olahraga semewah ini. Dimana seluruh fasilitas yang ada di dalamnya sangat lengkap dan mewah. Saya pun nyaman tidur di salah satu kamar yang ada di gedung bulutangkis ini,” lanjut Menpora.

Ia mengharapkan, dari ISTC yang diresmikannya sekarang akan lahir atlet-atlet berprestasi bukan hanya di tingkat nasional tapi juga dunia di kemudian hari. Ini akan menjadi sebuah candradimuka atlet-atlet masa depan.

Menpora pun sangat berterima kasih kepada Icuk Sugiarto, karena juara dunia 1983 tersebut telah membangun sebuah fasilitas olahraga bulutangkis tanpa sedikitpun meminta bantuan kepada pemeriantah. Oleh karenanya diharapkan ada mantan atlet lainnya mengikuti jejak Icuk.

“Seharusnya pemerintah membantu. Tapi tidak apa-apa. Berarti bantuan yang seharusnya diberikan kepada Pak Icuk bisa dialihkan kepada yang lain,” kata Menpora berseloroh.

Menpora Imam Nahrawi juga mengimbau agar PP PBSI melihat apa yang sudah dilakukan Icuk Sugiarto dengan membangun fasilitas sehebat ini lengkap dengan jogging track yang bermanfaat untuk latihan fisik. Paling tidak ada apresiasi dari PP PBSI terhadap fasilitas ini.

Peresmian ISTC juga dihadiri Ketua Umum KONI Jawa Barat, Walikota Sukabumi, Ketua PBSI Sukabumi, dan sejumlah mantan atlet nasional seperti Joko Suprianto dan Hermawan Susanto. Tampak pula hadir di tengah undangan Atiek Jauhari, mantan pelatih bulutangkis nasional.

Icuk sendiri dalam sambutan singkatnya sebelum Menpora meresmikan ISTC mengatakan, ISTC tidak hanya berfungsi untuk pembinaan atlet bulutangkis semata. Tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk cabang olahraga lain, seperti olahraga bela diri kalau mau melakukan Pelatda di area ISTC.

“Saya membuka diri bagi cabang olahraga lain kalau ada yang mau training camp di sini. Karena banyak lokasi yang bisa dimanfaatkan untuk latihan,” kata Icuk. (hari)