Wednesday, 19 September 2018

Mantan Presiden Argentina Tolak Hadiri Serah Terima Jabatan

Kamis, 10 Desember 2015 — 22:59 WIB
Cristina Fernandez de Kirchner

Cristina Fernandez de Kirchner

ARGENTINA – Cristina Fernandez de Kirchner telah turun dari jabatannya sebagai Presiden Argentina namun dia menolak menghadiri acara serah jabatan kepada penerusnya, Mauricio Macri.

Pemimpin dari sayap kiri yang terkenal ramah dan presiden terpilih dari tengah-kanan tidak sepakat dimana lokasi upacara serah jabatan dilakukan.

Fernandez mengucapkan pidato perpisahan di depan ribuan massa pendukung di hari Rabu. Dia mendorong untuk segera turun ke jalan bila merasa pemerintahan baru telah mengkhianati kepercayaan rakyat.

Macri tiba di Kongres setelah mengikuti parade berkuda melewati ribuan warga yang menonton presiden baru dari tepi jalan. Di depan para anggota dewan legislatif, Macri mengucapkan sumpah jabatannya. Setelah memberikan pidato perdana, Macri menuju ke istana kepresidenan untuk menerima selempang dan tongkat kepresidenan.

Fernandez meminta serah jabatan dilakukan di depan Kongres. Menurutnya, dia dan pendahulu sekaligus suaminya, Nestor Kirchner, menerima simbol kekuasaan di Kongres dan serah terima ini sudah menjadi tradisi.
Namun Macri menolak. Menurutnya sesuai protokol kepresidenan, serah terima seharusnya dilakukan di istana kepresidenan, seperti yang dilakukan pada tahun 2003.

Menurut media setempat, selain protokol yang menjadi alasan, Macri juga takut pendukung Fernandez di Kongres bisa mengganggu acara serah jabatan. Menurut asisten Macri, pihaknya takut partai Fernandez akan memenuhi ruangan dengan para pendukung garis keras. Partai pimpinan Fernandez menjadi mayoritas di Kongres.
Karena merasa terganggu oleh kekeraskepalaan Macri, Fernandez memutuskan tidak mengikuti acara di Kongres dan di istana kepresidenan. (daus)