Sunday, 24 June 2018

Tidak Kebagian Kupon Sembako Murah, Sejumlah Lansia Gigit Jari

Kamis, 10 Desember 2015 — 19:28 WIB
Sejumlah lansia yang tidak memperoleh kupon gigit jari karena tidak dapat membeli sembako murah. (deny)

Sejumlah lansia yang tidak memperoleh kupon gigit jari karena tidak dapat membeli sembako murah. (deny)

JAKARTA (Pos Kota) – Sejumlah lansia yang ‘berburu’ sembako murah di Jakarta Pusat Fair 2015, di halaman Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jl.Tanah Abang II, Gambir, Kamis (10/12/2015), gigit jari. Mereka kecewa, lantaran sembako murah yang dijual panitia hanya untuk warga yang memiliki kupon.

“Saya nggak tahu kalau ternyata beli sembako murahnya harus pakai kupon, padahal Pak lurah sama Pak RW semalam bilang cukup nunjukin surat undangan saja. Tapi kenyataannya, panitia tetap tidak memperbolehkan,” keluh Sarnia, 60, warga RT18/01, Kelurahan Cideng, di lokasi.

Kekecewaan lansia itu beralasan, lantaran kedatangannya untuk mendapat sembako murah tak tercapai. “Padahal juga saya sengaja nggak masak bela-belain kemari (Jakarta Pusat Fair, Red) biar dapat sembako murah, kan lumayan. Eh yang ada malah gak dapat,” ungkapnya.

Hal serupa juga diungkapkan Yunda. Warga RW01, Kelurahan Petojo Utara, ini kesal karena sudah menunggu dan mengantri tetapi tidak diperboleh membeli sembako murah. “Saya sendiri Ketua RT, tapi nggak dikasih tahu kalau beli sembako murah harus pakai kupon,” protesnya.
KUPON MELALUI LURAH
Kepala Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah serta Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Pusat, Bangun Richad, mengatakan untuk sembako murah yang dijual memang harus menggunakan kupon. “Untuk kupon sendiri kita meminta lurah mendistribusikan melalui RT/RW,” katanya.

Sementara itu, Wakil Walikota Arifin dalam sambutan pembukaannya mengatakan bahwa Jakarta Pusat Fair 2015, yang didanai APBD tersebut keberadaaannya harus dapat bermanfaat untuk pegawai dan warga Jakarta Pusat, khususnya. “Melalui event seperti ini, kita angkat pula produk-produk lokal yang ada,” tegasnya. (deny/yh)