Monday, 16 July 2018

Polisi Berantas Premanisme di Latuharhari Lewat Cipta Kondisi

Sabtu, 12 Desember 2015 — 16:51 WIB
Polisi merazia miras dari pedagang di Menteng.(Silaen)

Polisi merazia miras dari pedagang di Menteng.(Silaen)

MENTENG (Pos Kota) – Polisi terus membrantas premanisme yang semakin merak di kawasan Jalan Latuharhari dan kawasan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12) dinihari.

“Sasaran kami selain miras juga senjata api dan senjata tajam, serta minuman keras (Miras),” papar Kanit Reskrim Polsek Menteng AKP Ridwan R Soplanit, SIK.

Kasie Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno, operasi cipta kondisi digelar sekitar pukul 00:00, dengan melibatkan 28 anggota kepolisian dari Polsek Metro Menteng. Polisi dengan mengenakan seragam dan sebagian berbaju biasa.

Razia yang dengan memprioritaskan dua titik yang dianggap rawan kejahatan selain di Jalan Latuharhari juga kawasan Blora yang mengarah ke kawasan Stasiun KA Sudirman. Dengan cara penyamaran itu, polisi berhasil membekuk 17 pria yang diduga preman yang sering nongkrong di sepanjang Blora.

Dalam razia itu, petugas berhasil mengamankan 20 dus minuman keras dari tangan pedagang yang ngetem di depan diskotek yang ada di Blora, dan dari Latuharhari juga disita 4 sepeda motor tanpa surat.

“Karena kendaraan itu tidak memiliki surat-surat motor kemudian dikandangkan ke kantor polisi,” ujar salah satu perwira.

Mengingat akhir tahun dan malam natalan serta tahun baru sudah diambang pintu, polisi akan terus merazia dan sekalian dengan operasi lilin sudah dekat. “Kawasan Menteng mau diciptakan humanis, dan bersahabat, jauhkan aksi kriminal dan narkoba,” papar Kanit Reskrim Ridwan R Soplanit. (Silaen/win)