Thursday, 27 June 2019

Jelang Natal dan Tahun Baru

49 Petugas Dikerahkan Pemkot Jaksel Razia Pengemis

Minggu, 13 Desember 2015 — 16:54 WIB
Petugas P3S Sudin Sosial Jaksel menjaring joki 3 in 1 dari kawasan Pakubuwono, Kebayoran Baru. (Rachmi)

Petugas P3S Sudin Sosial Jaksel menjaring joki 3 in 1 dari kawasan Pakubuwono, Kebayoran Baru. (Rachmi)

KEBAYORAN LAMA (Pos Kota) – Mengantisipasi serbuan pengemis atau yang sering disebut Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) saat Natal dan Tahun Baru 2016, Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan perketat sejumlah kawasan yang rawan dari penyakit sosial masyarakat itu. Hingga November 2016, petugas menjaring 1.347 PMKS.

“Lazimnya seperti Idul Fitri, saat Natal dan Tahun Baru kerap kali kembali diserbu  PMKS khususnya  warga pendatang,” kata Kepala Suku Dinas Sosial Jaksel, Kismoyohadi, Minggu (13/12).

Menyikapi hal tersebut lanjut Kismoyohadi, pihaknya mengerahkan 49 petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) untuk menyisir sejumlah lokasi di 10 kecamatan. Mereka bertugas dua shift setiap harinya yakni pukul 07.00-15.00 dan pukul 15.00-23.00.

Di Jaksel sedikitnya terdapat 11 lokasi rawan PMKS antara lain

1. Perempatan lampu merah Fatmawati,

2. Perempatan CSW,

3, Kawasan Panglima Polim Raya,

4. Perempatan Mampang Prapatan,

5. Jalan Gatot Subroto,

6. Pasar Minggu,

7. Jalan Supomo, Tebet

8. Pertigaan Ulujami, Pesanggrahan.

“Keberadaan PMKS melanggar Perda No 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum, jadi masyarakat hendaknya berpartisipasi menekan PMKS dengan tidak memberi uang ke pengemis ataupun membeli dari pedagang asongan,” ujar Kismoyohadi.

Sementara itu Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Sudin Sosial Jaksel, Maria April Astuti menjelaskan hingga November 2015 penjangkauan 1.347 PMKS  terbanyak yakni 327 gelandangan, 264 joki 3 in 1, 221 pengemis, 178 penderita gangguan kejiwaan (psikotik) dan 153 warga terlantar di jalanan.

“Ribuan PMKS yang terjaring itu kami kirim ke Panti Sosial Kedoya untuk pembinaan. Khusus psikotik, ditangani petugas di sejumlah Panti Laras,” ungkapnya. (Rachmi)

  • Acay

    Di tb simatupang,..per4tan pertanian masih ada tuh klo malem,..pengemis, .pk anak kecil

  • qizutblali qizutblali

    salah kali ini baru tahun 2015 masa tertulisnya tahun 2016 bener bener wartawan berkwalitas ama gak beda jauh