Tuesday, 13 November 2018

Sudah Punya Empat Cucu Membawa Lari Gadis ABG

Minggu, 13 Desember 2015 — 6:13 WIB

USIA Murdian, 60, sudah bukan lagi muda, bahkan cucunya saja 4, tapi soal perempuan masih maju banget. Beberapa hari lalu dia dibekuk polisi, karena membawa lari gadis ABG, Amirin, 16. Tak hanya dibawa lari, tapi juga digauli segala sampai berulang kali. “Wong dia mau, masak rejeki ditolak?” begitu dalihnya.

Usia sudah tua, tapi banyak juga lelaki yang nafsunya masih menggebu-gebu. Bukan saja soal makan minum, tapi juga dalam urusan syahwat. Lelaki model begini biasanya selalu jaga penampilan. Agar terkesan jauh lebih muda dari usia, mengenakan pakaian berbahan jean, rambut selalu disemir dan berkaca mata hitam.

Mbah Murdian dari Sungai Keruh, Musi Banyuasin (Sumsel) ini seperti itu pula penampilan dan kelakuannya. Maka ketika kenal dengan Amirin lewat ponakannya, dia tak sebatas kenal, tapi berusaha untuk mendekati. Sebab Mbah Murdian memang punya prinsip: “Usia boleh sebaya Mbah Marijan, tapi saya juga rosa-rosa macam Mbah Marijan.”

Entah pakai ilmu apa, Amirin setelah ditelepon mau saja ditawari jalan-jalan ke Batam, meski yang mengajaknya bukan lelaki sepantaran, bahkan cenderung jadi kakeknya. Mungkin pertimbangan di ABG, kapan lagi bisa jalan-jalan jauh ke negeri lain, mumpung ada sponsor ikuti saja. DPR saja, ketika mau studi banding ke luar negri sering diomeli rakyatnya.

Dengan iming-iming jalan-jalan ke Batam, Amirin menjadi jinak terhadap Mbah Murdian. Maka sebagai perkenalan pertama, saat diajak mampir ke rumah si kakek, dia tak menolak diperlakukan bak seorang istri. Nah, sepanjang usianya yang baru 3 pelita lebih sedikit itu, untuk pertama kalinya dia digauli seorang lelaki. “Besok pagi kita berangkat ya,” pesan Mbah Murdian selepas menggauli “si cucu”.

Amirin tahu bahwa kepergiannya ini jika pamit orangtua pasti tak diizinkan. Maka niru gaya juragan minyak Reza Khalid, gadis ABG itu lalu minggat saja dari rumah, meski tak bakal dicari-cari oleh MKD. Yang penting bisa lihat kota Batam, yang jauh lebih maju ketimbang Batang (Pekalongan).

Biar katanya liburan, tapi di Batang Amirin tak diajak menginap di hotel, melainkan di rumah famili mbah Murdian. Nah, kembali di kamar untuk kesekian kalinya digauli. Lagi-lagi Amirin tidak melawan, hanya pasrah saja, bahkan sepertinya menikmati. Akhirnya, di tempat inilah Mbah Murdian – Amirin bak pengantin baru saja, bisa tiga kali sehari sesendok makan.

Selesai jalan-jalan dan goyang-goyang di Batam, Romeo-Yuliet dari  Musi Banyuasin ini kembali ke kampung halaman. Tapi begitu tiba langsung dijemput polisi, sesuai dengan laporan orangtua Amirin. Keluarga ABG itu memang sangat mencemaskan nasib putrinya. Dan ternyata benar, sebagaimana kata Sutan Bathugana: sudah masuk itu barang!

Maunya Mbah Murdian, tak usah diperpanjang masalah, karena dia siap menikahi gadis itu. Tapi mana mau punya mantu lebih tua ketimbang mertuanya? Maka seperti kata Presiden Jokowi pada Novanto – Reza Kholid, “Ora sudi!” Mbah Murdian pun dijebloskan ke tahanan dengan ancaman hukuam 10 tahun penjara.

Kakek-kakek obyeknya mestinya bukan ABG, tapi janda 40 tahun ke atas! (JPNN/Gunarso TS)