Tuesday, 13 November 2018

Peserta Lomba Burung Kicau di Monas Bakal Tumplek Blek

Selasa, 15 Desember 2015 — 23:11 WIB
: Love bird, salah satu jenis burung yang banyak dipertandingkan pada lomba burung kicau. (Joko)

: Love bird, salah satu jenis burung yang banyak dipertandingkan pada lomba burung kicau. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Memasuki H-5, jumlah tiket  peserta lomba burung kicau tingkat nasional yang akan digelar di Taman Silang Monas sudah terjual lebih dari 2.000 lembar. Peserta dari berbagai daerah ini tumplek-blek di ajang lomba sambil memamerkan aneka burung kesayangannya yang harganya sangat fantastis mendekati miliaran rupiah per ekor.

“Jumlah calon peserta yang mendaftar sudah lebih dari 2 ribuan. Adapun pada kontes memperebutkan Piala Wapres JK dan Gubernur DKI Ahok, kami targetkan mencapai 4 ribu peserta,” ujar Ketua Pelaksana H. Rico Dezi Arfiansyah, SE, MM di Jakarta, Selasa (15/12). Dia optimis tiket lomba aneka jenis burung kicau dengan harga dari Rp 100 ribu sampai Rp 1 juta bakal terjual habis pada H-1.

Pada kejuaraan burung kicau tingkat nasional akhir tahun 2015, kata Rico, akan diserbu bos-bos burung dari berbagai daerah. Tujuanya macam-macam. “Ada yang mau bersenang-senang ikut lomba, namun ada juga yang berburu burung jawara yang harganya sangat fantastis. Bayangkan, seekor burung murai batu atau love bird yang berkali-kali meraih juara harganya mencapai Rp 750 juta, Rp 800 juta, maupun yang mendekati nilai miliaran rupiah,” papar Rico yang sering menggelar lomba tingkat regional maupun nasional.

Bos burung dari Jakarta maupun daerah lain banyak memamerkan burung dengan harga selangit. “Banyak orang kaya-raya yang hobi berat sehingga nilai jual seekor burung jawara, terkesan tidak masuk akal. Namun itulah kenyataan yang terjadi di balik lomba besar,” papar Rico sambil menambahkan lomba tersebut akan berlangsung Minggu, 20 Desember mulai pukul 08.30 sampai sore.

Mengingat banyaknya peserta yang mengikuti kontes hingga  puluhan kelas, panitia menyiapkan dua arena lomba. “Tiap arena dinilai juri profesional dari BnR,” kata Rico sambil menambahkan pertunjukan lomba ini gratis bagi masyarakat luas. “Pengunjung tidak dipungut biaya dan bisa sambil berbelanja pernak-pernik perburungan maupun aneka jajanan dari pedagang yang turut memeriahkan lomba ini,” pungkasnya. (Joko)