Tuesday, 20 November 2018

PHRI Keluhkan Macet di Jalur Wisata Anyer

Selasa, 15 Desember 2015 — 14:41 WIB
*ist

*ist

SERANG (Pos Kota) – Pemerintah didesak agar segera menyelesaikan perbaikan 3 jembatan di sepanjang jalur wisata Kota Cilegon – Pantai Anyer kerena menjadi biang kemacetan.

Dewan Pembina PHRI Kabupaten Serang, Hardomo mengatakan, 3 jembatan yang tengah dalam perbaikan ini, mengakibatkan kemacetan panjang, sehingga banyak dikeluhkan wisatawan yang berlibur berlibur di Pantai Anyer – Carita.

“Setiap akhir pekan, jalur wisata Kota Cilegon-Pantai Anyer melalui lintas lingkar selatan selalu dikeluhkan wisatawan sering dihadapi kemacetan panjang,” ungkap Hardomo dikonfirmasi poskotanews.com, Selasa (15/12).

Menurut General Manager Pisita Cottage Anyer, jika pemerintah tidak segera menyelesaikan perbaikan jembatan sebelum libur Natal, dikhawatirkan wisatawan enggan berwisata ke Anyer ataupun Carita pada libur panjang pada Natal dan Tahun Baru mendatang. Tiga jembatan yang menjadi persoalan kemacetan, kata Hardomo berada di jalur lingkar selatan, depan PT Chandra Asri dan satu lainnya berlokasi di PT Sriwi.

“Kalau memang pemerintah daerah peduli dengan sektor pariwisata, seharusnya pengerjaan jembatan dikebut. Harapan saya, harus dikerjakan siang malam agar sebelum libur natal semuanya sudah selesai,” tegas Hardomo.

Habiskan Waktu 4 Jam                                                           

Terpisah Redi Budihartono, wisatawan asal Kota Serang merasakan benar apa yang dikatakan Hardomo soal kemacetan menuju Pantai Anyer melalui jalur Lingkar Selatan. Menurut warga Taman Lopang Indah ini dirinya harus menghabiskan waktu 4 jam untuk sampai di Pantai Anyer, biasanya cuma 1 jam. Wiraswastawan ini membenarkan kemacetan panjang itu disebabkan sistem buka tutup perbaikan jembatan.

“Kalau sampai libur tahun baru, perbaikan belum juga selesai, saya memprediksi kemacetan di Anyer pada libur panjang Natal dan Tahun Baru mendatang akan lebih parah dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Redi. (haryono/win)