Friday, 20 September 2019

Tangsel Tak Miliki Sarana Olah Raga

Selasa, 15 Desember 2015 — 20:24 WIB
Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie. (anton)

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie. (anton)

PAMULANG (Pos Kota) – Sebagai salah satu kota berkembang Tangerang Selatan (Tangsel) hingga kini belum memiliki sarana dan prasarana pusat kegiatan olahraga. Masyarakat di tujuh kecamatan berharap Pemkot setempat hendaknya mulai memikirkan program pembangunan sarana dan prasarana tersebut.

“Kami berharap ada lahan yang dipruntukan sebagai tempat olahraga (sport center) yang lengkap guna menunjang atlit berbakat yang ada di Kota Tangsel,” kata Yusuf, warga Pamulang, Selasa (15/12/2015).

Keberadaan gelangan olahraga (GOR) atau sport center yang lengkap sepeti dimiliki kota lain di Indonesia sebetulnya sudah sangat perlu, ujarnya terlebih Kota Tangsel berbatasan dengan ibukota negara yang tentunya memiliki bibit-bibit olahragawan yang dapat mengharumkan nama kota, propinsi maupun Bangsa Indonesia di masa mendatang.

Sekarang ini, tambah bapak tiga anak ini, kegiatan olahraga yang dilakukan atlit atau olahragawan berbakat maupun muda di Kota Tangsel masih menumpang disejumlah tempat yang ada di kawasan Kab. Tangerang, Kota Tangerang maupun DKI Jakarta jika ingin berlatih. “Kalaupun ada tempat berolahraga hanya sekedarnya saja di lapangan yang belum berstandart nasional yang bisa dilakukan untuk latihan atletik, sepak bola, bola voli, bulu tangkis dan olahraga lainnya,” tuturnya.

Menanggapi masalah itu, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan masukan serta saran berkaitan dengan keberadaan lapangan olahraga yang lengkap memang telah banyak dan kini tengah digodok atau dikaji untuk proses pembangunannya.
Kalau tak salah sekarang ini proses tersebut sudah masuk dalam desain arsiktektur kompleks olahraga dalam taraf studi kelayakan dan kegiatan itu menjadi tanggung jawab Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman (DTKBP) setempat. Dana yang dibutuhkan sekitar Rp 200 milyar dan kini sudah masuk dalam tahapan pencarian lahan.

“Memang sudah mendesak pusat sarana olahraga untuk kebutuhan masyarakat dan olahraga berdiri di Kota Tangsel,” ujarnya terlebih kini Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangsel telah membawahi sekitar 44 cabang olahraga.

Terlebih banyak olahragawan Kota Tangsel yang telah berprestasi di tingkat kota, propinsi, nasional dan Internasional, imbuh Benyamin Davnie yang menambahkan jika sudah tahapan selesai nantinya pusat sarana olaharaga di Kota Tangsel paling tidak seperti miniaturnya Stadion Gelora Bung Karno di Senayan.

Sementara itu, Ketua KONI setempat, Rita Juwita, mengkau keberadaan pusat sarana olahraga tentunya sangat dibutuhkan karena selama ini sejumlah atlit atau olahragawan yang ingin berlatih kerap menyewa lapangan. “Jika memang ada sport center yang dilengkapi kompleks lainnya untuk kerpeluan atlit atau olahragawan tentunya akan lebih meningkatkan prestasi yang sudah dicapai selama ini,” ujarnya.(anton/ruh)