Tuesday, 25 September 2018

Angka Kecelakaan di Depok Menurun

Kamis, 17 Desember 2015 — 22:10 WIB

DEPOK (Pos Kota) – Sepanjang 2015 Satlantas Polresta Depok melakukan penindakan tilang sebanyak 4.116 angkutan umum. Tilang diberiukan lantaran banyak melanggar dengan ngetem sembarangan. Namun angka kecelakaan tahun ini menurun dibanding setahun lalu.

Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sutomo, mengatakan pelanggaran paling banyak adalah pengemudi kurang sopan, serta tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. “Pelanggaran lainnya menaik turunkan bukan pada di tempatnya. Dan ada sopir tembak dibawah umur,” ujarnya, Kamis (17/12/2015).

Menurutnya, razia digelar untuk mengurangi angka pelanggaran pengemudi angkutan umum. Kelak, akan ada giat rutin memberikan penyuluhan tentang undang-undang lalulintas ke tempat pangkalan umum.

“Setidaknya dari penyuluhan yang diberikan petugas nanti bisa membuat mereka (sopir) lebih sopan di jalan dan paham rambu-rambu lalulintas,”katanya.

Berdasarkan data laka lantas 2014-2015, berkat kerja polantas yang gencar razia maka terjadi penurunan angka kecelakaan dan jumlah korban meninggal dunia. Pada 2014 tercatat jumlah kecelakaan mencapai 287 kasus dengan 25 korban meninggal. Sedangkan luka berat ada 223 orang, luka ringan 161 orang dengan jumlah materi kerugian Rp506.150.000.

Tahun ini, terhitung sampai hari ini, ada 225 kasus kecelakan. Dibanding tahun lalu, jumlah korban meninggal dunia menurun menjadi 12 orang, luka berat 207 orang dan luka ringan 111 orang.

“Untuk kerugian material menurun hanya Rp413.000.000,” katanya.

Menurunnya angka kecelakaan antara lain karena di Jalan Raya Bogor dan Jalan Raya Bojongsari sudah terpasang separator atau pembatasan jalan. Selain itu, polantas gencar melakukan sosialisasi dan razia. (angga)