Sunday, 15 September 2019

Bongkar Bangunan Liar, 16 Anggota Satpol PP Luka Dilempari

Kamis, 17 Desember 2015 — 16:18 WIB
Suasana pembongkaran bangunan liar yang menyebabkan kerusuhan dan 16 petugas Satpol PP luka-luka. (saban)

Suasana pembongkaran bangunan liar yang menyebabkan kerusuhan dan 16 petugas Satpol PP luka-luka. (saban)

BEKASI (Pos Kota)-Sebanyak 16 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) luka akibat perlawanan yang dilakukan warga saat terjadi pembongkaran bangunan liar di Kampung Tegalgede, Desa Wangunharja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (17/12) .

Edi Budiarjo, anggota Satpol PP Kota Bekasi, yang diperbantukan untuk membackup Satpol PP Kabupaten Bekasi mengatakan aksi perlawanan itu sendiri bermula dari upaya paksa tim gabungan Pemkab Bekasi yang dipimpin Kasatpol PP Kabupaten Bekasi Sahat Banjarnahor, merobohkan bangunan milik warga yang digunakan untuk berdagang barang-barang bekas.

Saat itu, pemiliknya berusaha membongkar sendiri, namun terkesan dilambat-lambatkan. Melihat itu, Kasatpol segera memeritahkan kendaraan berat segera merobohkan bangunan itu. Melihat itu, warga yang ada di sebelah timur, segera berteriak-teriak, dan mencoba melempari petugas dengan batu dan kayu, serta ada yang mencoba membakar ban bekas, namun petugas polisi segera meredakan.

Massa merangsek ke arah petugas dan melempari serta memukuli petugas Satpol PP dengan kayu dan bambu. Akibatnya 16 orang terluka  dilarikan ke RS Mederosa, sementara aksi massa berhasil diredam setelah anggota Polresta Bekasi Kabupaten datang menghalau massa.

Aksi pembongkaran pun berlanjut dan belasan bangunan dirobohkan, setelah sebelumnya barang-barang mereka dikeluarkan .

Ratusan bangunan liar, yang berada di sepanjang Jalan KH Noer Alie Kampung Tegalgede, Wangunharja, Cikarang Uara itu terpaksa ditertibkan karena berada di tanah negara dan akan digunakan untuk akses jalan serta penghijauan. (saban)