Sunday, 23 September 2018

Setu Siap Jadi Contoh Tanaman Cabe

Kamis, 17 Desember 2015 — 10:35 WIB
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany usai memberikan bibit tanaman cab eke warga di Kec. Setu. (anton)

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany usai memberikan bibit tanaman cab eke warga di Kec. Setu. (anton)

TANGERANG (Pos Kota) – Sejumlah warga penggarap dan petani yang sayuran di wilayah Kec. Setu siap menjadi proyek contoh untuk kecamatan lain di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengembangkan hasil produksi tanaman cabe dan lainnya.

“Penggarap lahan, petani dan warga di Kec. Setu memang telah bertekad serta siap dijadikan proyek percontohan pertanian usaha sayur mayur yang selama ini dilaksanakan,” kata Camat Setu, Wahyudin L saat menerima bantuan ribuan bibit cabe dan sayuran lain dari Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany.

Ratusan petani, penggarap lahan dan warga di Kec. Setu memang sudah bertekat untuk meningkatkan hasil budidaya pertanian yang selama ini digarap serta siap jika wilayahnya dijadikan proyek percontohan pertanian untuk enam wilayah kecamatan lainnya, tuturnya.

Sementara itu, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) setempat, Dadang Raharja, mengatakan pembagian bibit cabe dan tanaman sayuran lain tentunya dapat dijaga, dirawat serta dipelihara sehingga mendapatkan hasil panen yang baik yang nantinya dapat dijadikan contoh bagi petani dan penggarap lahan lain di enam kecamatan yang ada.

Tanaman cabe ini, tambah dia, jika dipelihara dan dirawat akan menghasilkan ekonomi yang lumayan besar terlebih masyarakat tentunya dalam sehari-hari sangat membutuhkan tanama yang satu ini untuk sajian makan sehari-hari.

“Saya berharap pemberian bibit cabe yang mencapai lebih dari 35 ribu bibit tak hanya dilakukan di wilayah Kec. Setu saja tapi juga di enam kecamatan lain,” ujarnya yang mendukung kegiatan budidaya tanaman cabe terlebih dalam jangka waktu tertentu harga cabe di pasaran kerap naik cukup mahal dibandingkan hari biasanya.

Ditambahkan, Kepala DPKP setempat Dadang R, tak hanya memberikan bibit cab eke petani dan warga saja tapi jajaranya juga memberikan sosialisasi, pelatihan dan tata cara menanam dan memelihara tanaman cabe mulai dari awal hingga panen.

“Yang jelas Kec. Setu ini diharapkan dapat menjadi proyek prcontohan penanaman cabe karena tak hanya dilahan kosong saja cabe ditanam tapi dilingkungan rumah warga juga dapat dilakukan sehingga saat kebutuhan mendesak dan harga cabe dipasaran mahal bisa langsung diambil atau dipetik di pekarangan rumah,” tuturnya.
(anton/sir)