Thursday, 14 December 2017

Kapolsek Cikarang Timur

Suami Punya WIL, Istri dan Anak Jadi Korban

Jumat, 18 Desember 2015 — 13:30 WIB
*Illustrasi

*Illustrasi

BEKASI (Pos Kota) -Pemicu Suami cuek terhadap keluarga adalah Suami memiliki wanita idaman lain (WIL). Hal inilah yang menyebabkan suami tak memberi nafkah kepada anak dan istri sehingga memicu pertengkaran dan penganiayaan.

“Pemasalahan suami memiliki wanita idaman lain menyebabkan istri tidak diperhatikan lagi sehingga terjadi penganiayaan psikis ketika istri tidak dinafkahi secara lahir dan batin. Dan efeknya juga terhadap anak” kata Kapolsek Cikarang Timur AKP L. Marpaung,SH, MH,¬† Jumat (18/12/2015).

Kapolsek Cikarang Timur  AKP L. Marpaung dalam bimbingan penyuluhan dan silaturahmi Kapolsek Cikarang Timur dengan Tokoh keluarga, Tomas,Karang taruna dan Pemdes Jatireja, Kec. Cikarang di Aula Desa Jatireja Cikarang Timur. (lina)

Marpaung mengungkapkan itu dalam bimbingan penyuluhan dan silaturahmi Kapolsek Cikarang Timur dengan Tokoh keluarga, Tomas,Karang taruna dan Pemdes Jatireja, Kec. Cikarang di Aula Desa Jatireja Cikarang Timur. Penganiayaan fisik dan psikis dalam rumah Tangga sesuai UU No.23/2004 istri punya hak untuk melaporkan suaminya.

Dia menjelaskan selain perlindungan anak juga diatur dalam UU NO. 35/2014. Disana menyebutkan tidak diperbolehkan melakukan penghukuman secara fisik kepada anak, wajib memberikan pendidikan kepada anak. Apabila anak belum cukup umur dibawaj 18 tahun ,tidak diperbolehkan untuk bekerja membantu mencari nafkah Orang tua. Orang tua yang punya tanggung jawab dari terjadinya kekerasan terhadap anak.

“Polri membentuk rumah aman anak bertujuan melindungi anak dari tindak kekerasan baik fisik maupun psikis,”ujarnya.

Akibat dari permasalahan sosial,ekonomi anaklah imbas seperti terjadinya perilaku sex menyimpang terhadap anak dibawa umur. Untuk itu pendidikan moral terhadap anak yg menjadi tanggung jawab orang tuanya.

“Apabila terjadi kekerasan terhadap anak kami mohon bantuannya kepada para warga untuk dibawa ke rumah aman anak dan beritahu kami. Kami siap membantu,” pungkasnya.
(lina/sir)