Sunday, 21 October 2018

Wartawan Abal-abal Kerjanya Foto Orang Keluar Hotel Lalu Diperas

Selasa, 22 Desember 2015 — 23:41 WIB

DEPOK (Pos Kota) – Wartawan abal-abal kerjanya mencari-cari kesalahan orang lain. Setelah itu korbannya diperas alias dimintai uang. Mereka umumnya tidak memiliki media baik cetak mapun online. Orang seperti inilah yang meruksa nama baik wartawan.

Namun tidak semua aksinya berjalan mulus. Bahkan banyak yang berakhir mendekam di kantor polisi. Seperti  yang dilakukan aparat Reskrim Polsek Bojonggede  dua oknum wartawan palsu dituduh  memeras pasangan bukan suami istri hingga puluhan juta akhirnya dibekuk dan dipenjara.

Kapolresta Depok Kombes Dwiyono mengatakan AS dan ES diamankan petugas setelah  dijebak untuk menyerahkan uang yang diminta pelaku bersama korban.

Modus kedua pelaku adalah  mengintai  korban dengan memfoto pasangan bukan suami istri  baru keluar cek-in di hotel.

“Korban  usai menginap di hotel daerah Cibinong sama pelaku difoto. Hasil bukti foto pelaku dibuat untuk meneror korban berujung meminta uang sebesar Rp.250 juta. Namun sama korban hanya dikasih Rp.25 juta,” ujarnya didampingi Kapolsek Bojonggede AKP I Ketut Kopi Asdita di ruang kerjanya, Selasa (22/12) , seraya menyebutkan pelaku ditangkap ikawasan Pasar Bojonggede

“Korban mentransfer uang sebesar Rp.25 juta ke pelaku melalui rekening Bank BCA. Korban ini bekerja sebagai asisten manager di perusahaan daerah kawasan berikat 2100 di Bekasi,” katanya.

Mantan Kapolres Banyumas ini menyebutkan identitas kewartawanan  pelaku setelah dicek ternyata palsu.
“Masing-masing pelaku ada yang pernah menjadi pengurus Bus Miniarta  dan karyawan finansial kreditan motor. Dengan lulusan SMA,”paparnya.

Menurut pengakuan korban Nm, dirinya telah tidak berjumpa dengan R setelah 35 tahun. R ini teman sewaktu di SMP silam. Karena sudah lama tidak bertemu akhirnya janjian di hotel untuk mengobrol. “Situasi di hotel sangat nyaman sehingga kita menyewa kamar,”ujarnya depan penyidik.

Pria berpredikat Haji yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak ini tidak menyangka akan ada orang yang mengaku wartawan bakal memerasnya.

“Kita berdua difoto dari belakang sama oknum wartawan tersebut. Lalu foto itu menjadi kuncian pelaku untuk memeras kita berdua. Pertama pelaku meminta uang Rp.250 juta lalu turun hingga mencapai Rp.25 juta,”katanya.

Nm menambahkan, tidak hanya memeras namun pelaku juga meneror dengan ancaman akan menyebarkan foto berdua di hotel.

“Saya mengaku salah. Setelah ini semua kasus saya serahkan ke petugas berwajib untuk diproses secara hukum,”tutupnya. (Angga)