Thursday, 20 September 2018

Ahok Tidak Siap Asian Games di Palembang Saja

Kamis, 24 Desember 2015 — 13:39 WIB
Gubernur Ahok

Gubernur Ahok

JAKARTA – Pembangunan Wisma Atlet Kemayoran yang menjadi tanggung jawab Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum jelas kelanjutannya, Komisi X DPR mendorong agar pemerintah menunjuk Palembang menjadi penyelenggara tunggal Asian Games 2018, karena sudah siap.

Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR, Nuroji, pernyataan Gubernur Ahok soal pembangunan Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta malah membikin polemik, karena memperlihatkan kepentingan nasional. Ahok ribut soal tanah dan kemungkinan tidak memproses kelanjutan Wisma Atlet Kemayoran.

“Jakarta malah jadi gaduh soal Asian Games. Soal tanah lah diributkan segala macam. Saya mendorong teman-teman untuk mengusulkan, pindahkan ke Palembang saja semuanya,” kata Nuroji, terkait hasil kunjungan Komisi X DPR, ke Palembang sejak awal pekan ini.

Naroji menegaskan, pihaknya akan mendorong Palembang menjadi tuan rumah tunggal. Sebab, jika dibanding Jakarta, kesiapannya terlihat berbeda sangat jauh. Apalagi, lanjut dia, DPR terlanjur pesimis dengan Ahok terkesan abai terhadap ajang olahraga tingkat Asia itu. Padahal menurut dia, Ahok merupakan salah satu orang turut meneken nota kesepakatan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah.

“Ahok bilang emang gue pikirin (EGP). Nah akhirnya repot, kata-kata itu siapa yang tanggung jawab. Ini luar biasa, bagaimana nama negara dipertaruhkan dengan EGP tadi,” tandas Noroji.

Politisi Gerindra itu menyatakan, Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi X DPR ke Provinsi Sumsel meninjau sejumlah fasilitas yang akan digunakan untuk agenda olah raga Asian Games 2018. Temuan lapangan menunjukkan provinsi ini jauh lebih siap dibandingkan DKI Jakarta, sehingga Palembang bisa saja ditunjuk sebagai tuan rumah tunggal.

*Paparan Gubernur Sumsel cukup menarik. Saya mendorong untuk memindahkan Asian Games ke Palembang semua, saya dengar gubernur siap dengan hal itu,” kata Nuroji yang juga ketua Tim Kunker.

Dalam kunjungan tersebut Tim Kunker melangsungkan pertemuan dengan Pemprov Sumsel dilanjutkan peninjauan fasilitas olah raga di Jakabaring Sport Center. Baginya persiapan Palembang cukup kondusif, tidak seperti Jakarta yang masih meributkan soal tanah dan sejumlah problem lainnya.

“Beberapa minggu lalu kami rapat kerja dengan menteri, jujur memang kami khawatir ya persiapan Asian Games ini sangat minim, belum ada progres yang memuaskan,” tuturnya.

Pemerintah, lanjut Nuroji, baru akan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) yang mengatur seluruh persiapan Indonesia sebagai tuan rumah. Terutama, persiapan di dua kota Jakarta-Palembang yang telah ditunjuk OCA (Olympic Council of Asia).

“Menteri memberi keterangan bahwa untuk Asian Games 2018 baru akan membentuk pokja. Jadi bagaimana kedepannya, persiapan anggaran dan pembangunan fisik venue juga belum jelas,” pungkas dia. (win)