Thursday, 20 September 2018

Jokowi Minta Penggunaan Dana Desa Tepat Sasaran

Sabtu, 26 Desember 2015 — 23:17 WIB
Presiden Jokowi

Presiden Jokowi

JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Jokowi meminta agar pada tahun 2016, tahun kedua penggunaan dana desa diarahkan betul pada sektor yang memberikan produķtivitas  desa. Misalnya irigasi yang dapat meningkatkan produkai panen. Jalan desa dikuatkan untuk memfasilitasi transpotasi hasil panen.

“Tahun kedua ini harus sudah tepat sasaran, harus tepat guna. Jangan sampai luput dari sasaran,” ujar Presiden ketika memberikan sambutan pada Silaturahim dengan Para Kepala Desa Dan Perangkat Desa Seluruh Indonesia di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (26/12).

Jokowi menggarisbawahi bahwa prioritas dana desa digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang swakelola. “Penggunaan dana desa dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan monitoring yang baik dengan cara mengajak masyarakat untuk rembug desa,” tutur presiden.

Kepala Negara mengatakan tahun ini setiap desa mendapat dana desa berkisar antara Rp.600 – 800 juta. Tahun depan anggaran untuk dana desa meningkat Rp 20 triliun menjadi Rp. 47 triliun. Pemerintah meningkatkan dana desa agar peredaran uang di desa semakin banyak. “Oleh karena  itu, uang yang sudah ditransfer ke desa jangan sampai keluar dari desa itu,” ujar Jokowi.

Presiden mengharapkan agar uang desa tetap berputar di desa. Misalnya bangun jalan atau irigasi, batu dan pasir cari yang ada. Tinggal semen yang bisa dibeli di kota. Selain itu, untuk menyerap tenaga kerja sebanyak 20-30 persen berasal dari desa karena dana desa diarahkan untuk padat karya.

Dalam kegiatan itu Jokowi didampingi , Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Desa PDT Marwan Jafar dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Johara)