Wednesday, 19 September 2018

PJI akan Beri Bantuan Hukum Pada Jaksa Nakal

Sabtu, 26 Desember 2015 — 18:35 WIB
Kantor Kejaksaan Agung Jakarta

Kantor Kejaksaan Agung Jakarta

JAKARTA (Pos Kota) – Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) akan memberikan bantuan jasa hukum  kepada jaksa-jaksa nakal, baik di internal maupun eksternal.

“Sifatnya adalah pendampingan secara hukum kepada oknum-oknum jaksa, di internal Kejaksaan dan atau eksternal (luar Kejaksaan),” kata Ketua Umum PJI Noor Rachmad saat dihubungi, di Jakarta, kemarin.

Namun, Noor mengingatkan pendampingan hanya dapat dilakukan, jika jaksanya bersedia didampingi. “Kita tidak dapat memaksakan, jika jaksa-nya ingin mengajukan pembelaan sendiri.”

Menurut Noor, yang juga Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), pendampingan terhadap jaksa sudah dilakukan sejak kepemimpinan Andhi Nirwanto (Ketua PJI sebelumnya), khususnya saat jaksa dikenakan sanksi berat dan dibawa dalam forum Majelis Kehormatan Jaksa (MKJ).

“Jadi, pendampingan terhadap jaksa-jaksa yang diduga bermasalah sudah lama dilakukan,” ujar Noor yang juga pernah menjabat Kapuspenkun Kejaksaan Agung.

Dia berkomitmen akan bekerja keras bersama kepengurusan baru, agar peran dan fungsi PJI dirasakan oleh ribuan jaksa, yang tertsebar di seluruh Indonesia.

“Kita ingin keberadaan PJI dirasakan oleh  jaksa. Dus, karena itu program-program kerja segera dibuat, setelah rapat lengkap PJI.”

Noor Rachmad dan kepengurusan telah dikukuhkan oleh Jaksa Agung HM Prasetyo berbarengan Rapat Kerja Nasional Kejaksaan, di Ragunan, Jakarta Selatan, 15 – 19 Desember 2015. (ahi)