Sunday, 24 September 2017

Lahan untuk Mapolres Tangsel Diserahkan ke Pemkot Setempat

Senin, 28 Desember 2015 — 15:34 WIB
*ist

*ist

SERPONG (Pos Kota) – Lahan untuk Mapolres Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di RT 01/04, Kel. Lengkong Gudang Timur, Serpong seluas 1.285 meter dari pengembang PT Sinar Mas Land Tbk di kawasan Bumi Serpong damai (BSD) telah disertifikatkan untuk diserahkan ke Pemkot setempat.

“Kami memang telah menerima berkas lahan seluas 1.285 M2 yang diperuntukan kantor Mapolres Tangsel setelah dilakukan pengukuran ulang dan balik nama dari pihak pengembang atau perusahaan swasta untuk fasilitas gedung milik negara ,” kata Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangsel, Alen Saputra, Minggu (27/12).

Proses balik nama lahan  tak membutuhkan waktu lama, ujarnya yang menambahkan biaya proses balik nama ditanggung pengembang dan diperkirakan mencapai Rp 4 miliar lebih.

Setelah lahan seluas satu hektar lebih yang dihibahkan ke pemerintah dari pengembang itu dan dibalik nama ke pemerintah nantinya dibalik nama lagi sesuai dengan instansi yang menempati yaitu gedung milik Korps Bhayangkara, kata Alen Saputra.

Masalah balik nama lahan seluas 1.285 M2 yang nantinya diperuntukan untuk gedung Mapolres Kota Tangsel disaksikan sejumlah pejabat Pemkot Tangsel dan jajaran Polres Tangsel serta Polda Metro Jaya termasuk Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Kapolres Tangsel AKBP Ayi Supardan, Ketua DPRD setempat M. Ramlie dan pengembang BSD, imbuhnya.

Mapolres Kota Tangsel mulai beroperasi di gedung sementara di kawasan pertokoan atau rumah toko (Ruko) Jl. Boulevard Bintaro, CBD Bintaro, Pondok Aren diresmikan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal (Pol) Tito Karnavian disaksikan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany dan jajaran Pemkot Tangsel serta anggota DPRD setempat.

Untuk kegiatan pembangunan gedung Mapolres Tangsel dilakukan awal tahun 2016 , tambah Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany pelaksanaan awal pembangunan akan difokuskan kepada infrastruktur sarana dan prasarana penunjang lainnya yang diperkirakan memakan waktu satu tahun dan akan dilanjutkan dengan pembangunan gedungnya. (anton)