Monday, 20 November 2017

5 Ribu Pedagang kaki-5 Direlokasi Ke Lokbin

Selasa, 29 Desember 2015 — 15:04 WIB
Ilustrasi PKL.

Ilustrasi PKL.

JAKARTA (Pos Kota) – Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI telah merelokasi ribuan pedagang Kaki-5 liar sepanjang tahun 2015. Para pedagang yang semula berjualan di lokasi sarana umum, kini telah dipindahkan ke lokasi binaan (lokbin) maupun lokasi sementara (loksem).

Kepala Dinas KUMKMP DKI, Irwandi, mengatakan relokasi pedagang kaki-5 liar dilakukan secara bertahap di lima wilayah kota. “Pada kegiatan ini kami mengerahkan suku dinas dan menggandeng unsur kelurahan, kecamatan, walikota dan aparat kepolisian,” katanya di Balaikota, Gambir, Selasa (29/12/2015). “Kami berupaya meramaikan suasana loksem maupun lokbin agar pedagang menemukan pembeli,” tambahnya.

Irwandi mengungkapkan, di wilayah Jakarta Pusat, pihaknya merelokasi para PKL yang berdagang di Masjid Akbar dan Jalan Jiung ke lahan milik Pusat Pengelola Kemayoran (PPK) di Gang Laler dengan lahan seluas 1,2 hektar. “Lahan di Gang Laler, bisa menampung 1.200 PKL dari dua lokasi‎ tersebut,” terangnya.

Ia melanjutkan, di wilayah Jakarta Barat, relokasi dilakukan terhadap para PKL di Taman Fatahillah Kota Tua ke Kali Besar Timur. “Pedagang yang berjumlah 315 orang tersebut pada 2016 akan dipindahkan ke Jalan Cengkeh, di atas lahan milik negara,” kata Irwandi sambil menambahkan pihaknya juga sudah merelokasi pedagang di Asemka. Dari 250 total pedagang, 70 orang‎ di antaranya telah bersedia direlokasi ke PD Pasar Perniagaan.

Di wilayah Jakarta Timur, kata Irwandi, piha‎knya telah merelokasi 86 orang pedagang dari Rawa Bunga ke PD Pasar Palmeriam. Di waktu bersamaan juga dilakukan penataan PKL Cipinang sekitar 200 orang.

Irwandi meneruskan, di wilayah Jakarta Selatan, relokasi dilakukan terhadap 260 orang pedagang Pasar Kebayoran Lama ke lokasi penampungan di areal bekas gedung Bank Harapan Sentosa (BHS). “Selain itu, kita juga merelokasi 87 pedagang yang berjualan di kawasan Pasar Minggu ke lokbin Pasar Minggu,” sambungnya.
Sementara di wilayah Jakarta Utara, lanjut Irwandi, pihaknya merelokasi 97 orang PKL di Rorotan ke Lokbin Rorotan. Kemudian 75 PKL Koja ke Loksem Lorong 103. (joko/ruh)