Sunday, 18 November 2018

Komunitas Parkour Indonesia

Yang Suka Lompat -lompatan di Sini Tempatnya

Minggu, 3 Januari 2016 — 14:50 WIB
lompat

JAKARTA (Pos Kota) – Gemar lompat-lompatan dan punya tenaga lebih tapi tidak tahu pelampiasannya di mana? Atau ingin mengurangi berat badan di tahun ini? Anda bisa ikut latihan bersama Komunitas Parkour Indonesia.

Ditemukan di Perancis oleh David Belle, parkour adalah seni gerak untuk berpindah dari tempat ke tempat dengan cepat menggunakan kemampuan tubuh, juga dapat dipakai untuk melewati rintangan di lingkungan sekirar.

Kominitas Parkour Indonesia berdiri sejak tahun 2006. Yunan,24, mengatakan, bermula dari tujuh orang yang gemar melihat gerakan parkour, mereka akhirnya gabung ke forum parkour interbasional yaitu parkour.net. “Dalam forum tersebut mereka bertemu dengan orang Indonesia yang juga suka parkour. Akhirnya mereka mencetusin untuk membuat komunitas sendiri.” katanya.

“Awalnya mereka yang terbentuk dari tujuh orang hanya latihan tanpa teknik dan lompat-lompat tanpa teknik, tempatnya pun masih pindah-pindah.” kata Yunan. “Sekarang sudah bisa lihat internet dari teknik sampai filosofi jadi lebih rapih.” tambahnya.

Yunan juga mengatakan sekarang Komunitas Parkour Indonesia sudah tersebar di setiap kota besar maupun kota kecil di Indonesia.

Untuk tempat kumpul dan latihan, di Jakarta mereka berkumpul di Taman Kridaloka, Senayan setiap hari Minggu dari pukul 09:00 sampai pukul 11:30. Mereka juga bisa di jumpai di bundaran senayan dan taman-taman di Jakarta. “Asalkan ada tempat yang bisa untuk kita sebutnya jaming, kita mungkin di sana.” kata Yunan.

“Tujuan dari dibentuknya komunitas ini untuk mengajak orang-orang agar hidup sehat. Mereka juga ga musti keluar uang banyak ke gym, karena di parkour kita cuma butuh pakaian dan sepatu yang nyaman juga keberanian dan niat untuk hidup sehat.” terang Yunan.

Suka dan duka dalam menjalankan komunitas, Yunan mengaku sukanya bisa berkenalan dengan orang-orang banyak. Dukanya, karena mereka badan Independen, tak jarang mereka kekurangan materi.

Sampai saat ini anggota yang tercatat sudah ada ribuan di seluruh Indonesia, baik yang member maupun yang non member. “Kalau keanggotaan kita ada dua jenis, member yaitu yang tercatat, dan non member yaitu yang tidak tercatat atau hanya ikut latihan. Jika ditotal sudah ribuan.”

lompatan

Harapan kedepan dari Yunan yaitu agar parkour tidak di anggap olah raga tidak jelas dan merusak lingkungan lagi oleh masyarakat, karena mereka mengaku cinta lingkungan.

Buat yang ingin bergabung Yunan berpesan, “Silahkan kalau penasaran di coba, bisa ke komunitas parkour terdekat di wilayahnya, kalau gak cocok boleh ditinggalkan. Pokoknya jangan merasa takut untuk mencoba, selama masih bisa bergerak, just do it.” kata pria yang bekerja sebagai Drafter Autocad ini.

Biaya bergabung Komunitas sendiri tidak mahal, hanya butuh baju dan sepatu yang nyaman serta uang Rp 6000 untuk masuk taman Kridaloka. Komunitas Parkour Indonesia dapat dihubungi lewat Facebook Komunitas Parkour Indonesia. (PNJ-39/yh)