Tuesday, 17 September 2019

Seorang Korban Sebagai Notaris

Banjir Bandang di Lebak Tiga Warga Tewas

Senin, 4 Januari 2016 — 17:41 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

LEBAK (Pos Kota) – Banjir bandang terjadi Sungai Ciberang menelan tiga warga meninggal dunia. Ketiganya diterjang banjir ketika berada di bibir sungai  Desa Banjar Sari, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak.
Dua korban ditemukan Senin (4/1) pagi, sedangkan 1 korban ditemukan beberapa saat setelah banjir bandang terjadi pada Minggu (3/1) sore.

Ketiga korban diketahui bernama Ryan Anwarul Hadi, 26, pegawai Dinsos Serang warga Kaujon, Kota Serang, Fakhrizan Adam, 25, notaris warga Cigadung, Kabupaten Pandeglang, dan Bukhori, 28, warga Kampung Citayen, Desa Paluhuran, Kecamatan Kadutejo, Lebak. Ketiga korban telah dimakamkan di kampung halamannya masing-masing.

“Dua korban ditemukan oleh tim SAR dalam keadaan sudah tidak bernyawa tadi pagi (Senin, red) sekitar pukul 07.00 WIB,” kata Wakapolres Lebak, Kompol Asep Mauludin dikonfirmasi Pos Kota, Senin (4/1)

Dikatakan Wakapolres, tim SAR langsung bergerak mencari korban sesaat setelah mendapat informasi adanya sejumlah warga yang terseret banjir bandang. Dalam pencarian, petugas  menemukan jasad Bukhori. Namun karena kondisi cuaca dan penerangan, pencarian dihentikan dan dilanjutkan keesokan harinya.

“Tim SAR langsung bergerak untuk melakukan pencarian, malam hari Bukhori ditemukan sudah dalam kondisi tewas. Namun karena kondisi cuaca dan penerangan, pencarian dihentikan sementara,” terangnya.

Diperoleh keterangan, Minggu (3/1) sekitar pukul 16.00 WIB, 10 warga yang sedang duduk santai di pinggir Sungai Ciberang tiba-tiba tersapu  air bah yang datang secara tiba-tiba. Tujuh orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan tiga orang hilang tersapu dan ditemukan meninggal dunia. (haryono)