Thursday, 24 August 2017

Pematung `Patung Pancoran` dan `Monumen Selamat Datang` Tutup Usia

Selasa, 5 Januari 2016 — 10:14 WIB
Edhi Soenarso

JAKARTA (Pos Kota) – Awal tahun ini, dunia seniman Indonesia berduka. Seorang pematung terkenal dengan hasil karya fenomenalnya, `Patung Pancoran` dan `Monumen Selamat Datang` di Bunderan Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Edhi Soenarso, senimal asal Yogyakarta, meninggal dunia dalam usia 84 tahun, pada Senin (4/1/2016) malam.

Jenazah disemayamkan di rumah duka Desa Nganti RT 02 RW 07, Jalan Cempaka, Jombor, Mlati, Seleman, Yogyakarta.

Edhi Soenarso meninggal dunia di Rumah Sakit Jogja Internasional Hospital pukul 23.15 WIB tadi malam.

Karya fenomenal, Edhi Soenarso, pria kelahiran 2 Juli 1932 ini, antara lain patung Monumen Selamat Datang. Patung ini dibangun menjelang perhelatan Asian Games 1962. Monumen ini menggambarkan sepasang orang yang mengangkat tangan ke atas. Bentuk tersebut merupakan simbol untuk menyambut kontingen negara-negara peserta Asian Games 1962 yang saat itu baru tiba di Jakarta.

Seperti diketahui pada waktu itu, kalangan atlet yang bertanding pada Asian Games 1962 banyak yang menginap di Hotel Indonesia (HI) dan bertanding di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan.
Sekarang ini, patung yang menghadap arah utara Jakarta ini menjadi landmark tersohor. Bahkan kawasan ini menjadi tempat aksi kegiatan massa, seperti demo massa dan aksi lainnya.
Selain itu, Edhie juga merupakan orang yang merancang Patung Dirgantara atau yang lebih dikenal sebagai Patung Pancoran di Jalan MT Haryono, Jakarta. Disebutkan bahwa Monumem Selamat Datang maupun Patung Dirgantara dibangun pada era Presiden Soekarno, namun Soekarno diketahui tidak pernah melihat bentuk jadi dari patung ini. Sebab, saat proses pengerjaan patung itu rampung, Soekarno telah wafat.

Patung Dirgantara yang menggambarkan sosok lelaki berotot kekar dengan tangan terulur ke depan ini dibangun sebagai simbol kekuatan, kepemimpinan, dan kemegahan Indonesia di bidang kedirgantaraan.
(*/sir)