Saturday, 17 November 2018

Taipan Mukmin Ali Gunawan Mangkir Dari Panggilan Kejagung

Selasa, 5 Januari 2016 — 20:22 WIB
Gedung Bnundar

Gedung Bnundar

JAKARTA (Pos Kota) – Taipan papan atas Mukmin Ali Gunawan mangkir dari panggilan tim penyidik kasus  penjualan tiga hak tagih/cessie oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Tahun Anggaran 2003.

Menurut Kapuspenkum Amir Yanto, saksi beralasan masih berkabung, menyusul telah meninggalnya isteri Mukmin, belum lama ini. Dia meminta penangguhan jadwal pemeriksaan saksi.

“Sesuai dengan suratnya kepada tim penyidik, bertanggal 28 Desember, saksi minta dijadwal ulang pemeriksaannya,” kata Amir.

Hanya saja, Amir belum dapat memastikan pemanggilan kembali Komisaris Utama PT Victoria Securities International Corporation (VSIC) tersebut.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah menjelaskan kasus itu tidak akan lama ditingkatkan ke penyidikan, setelah dikantongi hasil audit dari BPKP.

“Kita komit untuk menuntaskan, setelah semua pihak diperiksa akan ditentukan para tersangkanya,” kata Arminsyah.

Pada bagian lain, tim penyidik kasus penerimaan kelebihan bayar atas pembayaran pajak PT. Mobile 8 Telecom (PT Smartfren),  2007-2009 juga belum dapat memeriksa Agum Gumelar, karena ada kesibukan.

Sementara ini telah diperiksa sekitar 26 orang saksi dari PT Mobile 8 Telecom milik Hary Tanusoedibyo dan Smartfren milik Sinar Mas Group. Direncanakan, Hary Tanu akan diperiksa dalam waktu dekat. (ahi/win)