Wednesday, 14 November 2018

Tukang Kue Nyambi Jual Narkoba Diamankan Petugas

Rabu, 6 Januari 2016 — 21:15 WIB
Kanit I Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, Iptu Herlan Arfa, menjelaskan penangkapan tentang penjual narkoba.

Kanit I Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, Iptu Herlan Arfa, menjelaskan penangkapan tentang penjual narkoba.

LAMPUNG (Pos Kota) – Nyambi bisnis narkoba, pedagang kue diamankan petugas di swalayan Giant di jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Kalibalau, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandarlampung, Rabu (6/1) sekitar pukul 12.00 WIB.

Tersangka Rifaldi Ramadhan, 20, warga jalan Ikan Kembung, Nomor 3, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Telukbetung Selatan, Kota Bandarlampung, digiring petugas ke Mapolresta Bandarlampung.

“Dari tersangka disita barang bukti berupa, sabu-sabu sebanyak 1 paket sedang,” kata Kanit I Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, Iptu Herlan Arfa.

Tersangka merupakan target operasi (TO) yang sudah lama diincar petugas. Selain licin tersangka sangat rapih dan berpindah-pindah tempat saat melakukan transaksi narkoba.

Untuk menangkapnya petugas melakukan penyamaran sebagai konsumen (pasien), dengan cara menghubungi tersangka. Setelah ada janji bertemu untuk melakukan transaksi di Swalayan Giant, petugas yang telah mengetahui ciri-ciri tersangka dan langsung menyergapnya.

Saat di introgasi tersangka mengaku, sabu-sabu itu milik seorang bandar berinisial A (buron). “Saya hanya mengantarkan saja kepada seseorang yang telah memesan sabu-sabu itu kepada A,” katanya.

“Setelah sabu-sabu itu diantar, biasanya saya mendapat upah sebesar Rp. 100 ribu,”imbuh Rifaldi Ramadhan yang keseharian mengais rezeki sebagai pedagang kue.

“Kasusnya masih di kembangkan, karena petugas masih mengejar bandarnya berinisial A,” ungkap Herlan Arfa.

Akibat perbuatan perbuatan tersangka bakal dijerat Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara maksimal 20 tahun penjara. (Koesma/win)