Tuesday, 11 December 2018

Masjid Inggris Tolak Usulan Pendaftaran Madrasah

Jumat, 8 Januari 2016 — 0:25 WIB
Dewan Masjid memandang terdapat "asumsi salah bahwa radikalisasi terjadi di sejumlah madrasah".

Dewan Masjid memandang terdapat "asumsi salah bahwa radikalisasi terjadi di sejumlah madrasah".

LONDON- Dewan masjid di Inggris menyatakan ‘dengan tegas’ menolak usulan pemerintah yang mewajibkan madrasah di Inggris untuk didaftar dan diperiksa.

Northern Council of Mosques yang mewakili 400 masjid menyatakan hal tersebut ‘mengganggu’ kebebasan beragama.

Sekolah tambahan untuk siswa Muslim itu harus mematuhi rencana peningkatan pengawasan yang lebih ketat ‘terkait pendidikan luar sekolah’ jika rencana ini diterapkan.

Konsultasi pemerintah tentang usulan ini akan ditutup pada hari Senin (11/01).

Perdana Menteri Inggris, David Cameron, memperingatkan ‘ketidaktoleransian pengajaran’ harus dihentikan.

TetapiĀ  pemimpin masjid mengatakan rencana ini didasarkan pada ‘asumsi yang salah bahwa radikalisasi terjadi di sejumlah madrasah’ dan kontrol dan pengawasan terhadap pengajaran akan ‘secara efektif mengarah kepada sebuah bentuk ekspresi keagamaan yang dilarang pemerintah’.

Mereka mengatakan rencana pendaftaran dan pemeriksaan ‘merusak legitimasi hak penganut keyakinan untuk mengajarkan anak-anaknya keyakinan mereka’.

Pemimpin masjid juga mempermasalahkan penggunaan istilah ‘ekstremisme’ karena diartikan secara kabur dan berpotensi menyamaratakan. (BBC)