Friday, 21 September 2018

Budi Luhur Skateboarding Comunity

Kurang Prestasi Tak Bikin Kecil Hati

Selasa, 12 Januari 2016 — 20:43 WIB
BLSC

DI belahan dunia bagian barat, skateboard telah menjadi olah raga ektrem yang banyak digandrungi. Khusunya kaum muda. Sedangkan di Indonesia, meski belum terlalu populer namun perkembangan olah raga skateboard tidak bisa dianggap remeh.

Menyusul tumbuhnya komunitas –komunitas perkumpulan yang memiliki hobi yang sama terhadap olah raga ini. Tidak hanya itu, pemerintahpun mulai membangun beberapa sarana interaksi warga seperti taman yang dilengkapi dengan sarana penunjang skateboard.

Salah satunya Komunitas Skateboard Universitas Budi Luhur atau BLSC (Budi Luhur Skateboarding Comunity). Meski bernaung di dalam kampus, namun komunitas yang didirikan pad a tahun 2009 membuka kesempatan bagi warga yang memiliki hobi yang sama untuk bergabung.

Ditemui poskotanews.com, beberapa waktu lalu, Farid anggota senior BLSC, menceritakan komunitasnya ini didirikan pada 2008 oleh Surya Eka Saputra, mahasiswa Universitas Budi Luhur (UBL) anggkatan 2008.

“Mulanya komunitas ini didirikan karena melihat beberapa mahasiswa di sini mempunyai hobi main skateboard. Daripada main sendiri sendiri tidak mempunyai naungan, kita akhirnya membentuk komunitas skateboarding di kampus ini untuk sarana olahraga.” Ujar Farid.

Sejak didirikan pada tahun 2009, BLSC sempat dijadikan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) pada tahun 2010-2011 di Universitas Budi Luhur. Dengan masuknya sebagai UKM, BLSC mendapatkan fasilitas skatepark dan diresmikan pada 4 oktober 2013. Namun lantaran dinilai tidak menunjukkan prestasi akhirnya BLSC diubah menjadi komunitas.

Namun hal itu tidak membuat anggota komunitas ini berkecil hati. Sebaliknya, itu menjadi cambuk bagi anggota BLSC menuai prestasi.
Untuk pertama kalinya di tahun 2010 BLSC mengadakan kegiatan. Namun setelah itu fakum selama dua tahun. Dan kembali menggelar kegiatan di tahun 2013 dan 2015 kemarin.

Melalui berbagai kegiatan ini, Farid mengaku banyak belajar sehingga BLSC lebih matang dalam menjalan organisasi komunitas ini.
Tidak hanya mengadakan event saja, anggota BLSC banyak yang mengikuti event-event hingga keluar kota. Bahkan beberapa anggotanya mendapatkan juara.
Untuk membangun kebersamaan, selain bermain dan mengikuti kegiatan lomba skateboard anggota komunitas BLSC ini juga memiliki kegiatan lain untuk menghindari kejenuhan.

“Bisanya kita juga suka nge-trip sih jadi kalo ada waktu senggang kita suka adain jalan-jalan keluar refreshing selain jalan-jalan kita punya acara lucu lucuan biar ga gini gini aja,” tandas Farid.

Setiap tahunnya anggota BLSC selalu bertambah, awal mulanya yang hanya berjumlah lima hingga delapan orang saja dan saat ini sudah berjumlah 80 orang lebih anggota BLSC.

Untuk menambah keanggotaan setiap adanya mahasiswa baru kita mengadakan MAKRAB (Malam Keakraban) agar kita dapat mengayomi generasi penerus BLSC. “Kita di sini ngga ada senioritas. Itu caranya kita ngerangkul mahasiswa baru untuk bergabung bersama BLSC,” tegasnya.

Anggota BLSC memberikan fasilitas untuk siapa saja yang ingin bermain di skatepark dan bergabung.” Kita sih sistemnya open mau siapa aja skater manapun bergabung dengan kita ayo. Kita welcome. Langsung saja ke skatepark Budi Luhur kita selalu berikan fasilitas terbaik untuk mereka dan untuk bergabung tidak mesti mahasiswa Budi Luhur kok. Banyak juga orang lain main bareng di sini, ” pungkasnya.(PNJ-42/ruh)