Friday, 21 September 2018

Pembangunan Waduk Pondo Ranggon Terkendala Pembebasan Lahan

Selasa, 12 Januari 2016 — 6:35 WIB
Waduk Pondok Ranggon yang pembangunannya mangkrak

Waduk Pondok Ranggon yang pembangunannya mangkrak

CIPAYUNG (Pos Kota) – Pembangunan waduk Pondok Ranggon 1 dan 2 yang selama dua tahun mangkrak, karena terkendala pembebasan lahan. Hal ini karena Desember 2015 lalu, dua bidang lahan baru kembali dibebaskan.

Lurah Pondok Ranggon, Mahfuz MZ mengatakan, pada akhir Desember 2015, ada dua peta bidang di RT 002/01 yang dibebaskan Dinas Tata Air DKI. Kedua peta bidang ini adalah milik Agus Arifin atau akrab disapa¬† Masda Ganceng. “Baru dibebaskan Dinas Tata Air DKi Jakarta akhir tahun lalu, mudah-mudahan setelah ini bisa dilanjutkan,” katanya, Senin (11/1).

Dikatakan Lurah, luas peta bidang yang dibebaskan adalah seluas 3.380 meter persegi dan yang kedua seluas 4.360 meter persegi. Sehingga totalnya ada 7.740 meter persegi yang baru dibebaskan Dinas Tata Air DKI. “Semua lahan yang dibebaskan itu berupa tanah kosong dan sebagiannya terdapat satu bangunan rumah yang kondisinya sudah rusak,” ujar Mahpuz.

Ditambahkan lurah, lahan tersebut sejak tahun 2006 sebenarnya akan dibebaskan oleh DKI. Namun baru akhir tahun 2015 lalu dilakukan pembayarannya. “Kalau untuk nominalnya saya tidak tahu. Karena itu urusan si pemilik lahan dan Dinas Tata Air,” tutur Mahpuz.

Kendati begitu, kata lurah, masih ada beberapa peta bidang yang belum dibebaskan. Pasalnya, lahan tersebut nantinya juga akan terkena pembebasan untuk pembangunan Waduk Pondok Ranggon. “Totalnya ada 377 meter persegi yang disitu dimiliki oleh tiga warga,” paparnya.

Dengan kembali dibebaskannya lahan tersebut, lurah¬† mengharapkan pembangunan waduk Pondok Ranggon kembali dilanjutkan. Pasalnya, warga sekitar sudah terus menanyakan kawasan yang nantinya akan bisa dijadikan lokasi wisata. “Kami berharap lahan yang tersisa dan belum dibebaskan itu segera diselesaikan. Sehingga pembangunan waduk cepat dilanjutkan dan rampung,” lanjut Mahpuz. (Ifand)