Monday, 24 September 2018

Kejaksaan Agung Bakal Kembali Panggil Mantan Komisaris PT Mobile-8 Telecom

Rabu, 13 Januari 2016 — 22:12 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Kejaksaan Agung tengah mempertimbangkan memanggil paksa mantan Komisaris PT Mobile-8 Telecom terkait kasus dugaan transaksi fiktif, jika masih mangkir sampai tiga dipanggil secara patut.

“Kita lihat, kita kaji terus untuk komisaris ini ya (dan lalu dipertimbangkan upaya paksa, bila tiga kali dipanggil mangkir tanpa alasan),” kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah, di Kejagung, Rabu (13/1).

Dua mantan Komisaris PT Mobile-8 Telecom milik Hary Tanusoedibyo, yakni Mohammad Suleiman Hidayat  dan  Widyasmorosih tidak memenuhi panggilan tanpa alasan. Sebelumnya, Agum Gumelar juga telah dipanggil, namun tidak datang ke Kejagung. Belakangan, nama ini diabaikan sebab saat kasus ini terjadi, Agum belum menjabat sebagai komisaris.

Menurut Arminsyah, pihaknya sudah berkomitmen untuk menuntaskan kasus Mobile-8 Telecom sampai tuntas, sesuai dengan standar operational procedure (SOP).

“Dan karena itu, kita akan melayangkan pemanggilan lagi secara patut dan layak. Jika, mereka tidak penuhi panggilan, tentu merugikan mereka sendiri.”

Dalam kasus ini sudah 26 orang saksi lebih yang diperiksa terkait kasus dugaan  Penerimaan Kelebihan Bayar atas Pembayaran Pajak PT. Mobile 8 Telecom (PT. Smartfren),  2007-2009. Smartfren kini dikuasai oleh kelompok usaha Sinar Mas. Kejagung sudah mangantongi cukup bukti dan keterangan, untuk ditingkatkan ke penyidikan. (ahi)