Friday, 21 September 2018

Terkait Bom Bunuh Diri di Istanbul, Satu Orang Ditahan

Rabu, 13 Januari 2016 — 19:35 WIB
Menteri Dalam Negeri Turki Efkan Ala dan Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere (reuters)

Menteri Dalam Negeri Turki Efkan Ala dan Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere (reuters)

TURKI – Satu orang telah ditahan terkait serangan bom bunuh diri di Istanbul, Turki yang menewaskan 10 orang, demikian dikatakan Menteri Dalam Negeri Turki Efkan Ala

Berbicara di konferensi pers ditemani Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere, Efkan Ala mengatakan tersangka ditahan pada Selasa malam. Ala tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Sebagian besar korban bom bunuh diri adalah warga negara Jerman namun de Maiziere mengatakan tidak ada indikasi serangan secara khusus mengincar warga negara Jerman.

Bom bunuh diri yang melukai 15 orang terjadi di daerah wisata populer pada Selasa kemarin. Pejabat Turki menyebut ISIS sebagai otak dari serangan mematikan tersebut.

Kepolisian Turki telah menangkap sembilan anggota ISIS, termasuk tiga warga negara Rusia di provinsi Antalya dan Izmir, demikian dilaporkan media setempat, Hurriyet Daily News. Menurut Hurriyet, aparat hukum Turki telah menahan 3.318 orang sebagai bentuk penumpasan ISIS dan kelompok radikal lainnya.

Bom bunuh diri terjadi sekitar pukul 10 pagi waktu setempat di alun-alun Sultanahmet di distrik Fatih, Istanbul. Di alun-alun ini terdapat Masjid Biru yang bersejarah, Istana Topkapi dan museum Hagia Sophia.

Serangan bom bunuh diri beberapa kali mengguncang Turki. Pada bulan Oktober lalu dua bom bunuh diri meledak di Ankara, ibukota Turki saat tengah digelar demonstrasi damai. Lebih dari 100 orang tewas akibat bom tersebut. Bulan Juni, empat orang tewas dan 100 terluka dalam ledakan yang terjadi saat kampanye politik di Diyabakir, kota terbesar di wilayah tenggara Turki.(daus)