Tuesday, 20 November 2018

Ahok Setuju Balapan Liar Dilegalkan

Kamis, 14 Januari 2016 — 7:57 WIB
*Illustrasi

*Illustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambut baik rencana pihak kepolisian untuk melegalisasi balapan liar di jalanan. Menurutnya, langkah ini akan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Beberapa wilayah yang akan dijadikan ajang untuk balapan, antara lain, Jalanan Benyamin Sueb di Kemayoran, Jalan Asia Afrika, dan kawasan seputar Taman Mini Indonesia Indah.

“Makanya saya pikir, legalisasi balap jalanan ini yang terbaik dilakukan. Saya setuju saja,” kata Ahok.

Ahok mengatakan, hanya sedikit kasus pebalap meninggal di sirkuit karena kecelakaan. Sementara, kecelakaan lalu lintas akibat kebut-kebutan banyak terjadi.

Hal ini disebabkan sudah ada kesiapan dari pemangku kepentingan untuk memberi pengamanan terbaik di sirkuit. Misalnya dengan mewajibkan penggunaan helm dan penempatan karung bantalan di pinggir jalan.

“Aku juga suka ngebut, ngebut di jalanan. Kalau ngebut di jalanan kan bahaya terpeleset masuk jurang. Kalau di jalan yang diresmikan nanti, jalanannya ada bantalan, kalau kepeleset mentok di bantal,” kata Basuki.

Nantinya, jalan yang akan dilegalisasi sebagai balap jalanan akan ditutup selama balapan. Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya akan mengatur waktu balap jalanan.

“Daripada kebu-kebutan terus jatuh dan kena besi. Makanya kan lebih baik kamu dikasih karet, ada penahan dan kamu juga mesti pakai helm,” kata Basuki.

Nantinya, sebuah wadah akan dibentuk, berupa organisasi yang menaungi pebalap liar. Salah satu langkahnya adalah membuat balapan resmi pada pertengahan Februari 2016 di beberapa jalan yang kerap dijadikan tempat balap liar. (John)