Wednesday, 14 November 2018

Belum Peroleh CSR, Pembangunan RPTRA Cilangkap Terhambat

Kamis, 14 Januari 2016 — 18:50 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Belum mendapat dukungan dari Corporate Social Responcibility (CSR), Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kelurahan Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, belum bisa dibangun. Padahal lahan seluas 12 ribu yang letaknya di belakang kantor Kelurahan Cilangkap sudah tersedia.

Lurah Cilangkap, Dwi Ispuranto mengatakan, lahan seluas 12 ribu meter persegi itu sendiri, terletak di Jalan Giri Kencana di RT 006/02. Lahan kosong itu sendiri milik Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, yang selama ini menjadi lahan tidur. “Rencananya, lahan yang akan dijadikan RPTRA seluas 1.500 meter persegi,” katanya, Kamis (14/1/2016).

Dikatakan lurah, selama ini pihaknya masih terus mencari dukungan dari CSR untuk pembangunan RPTRA. Meski begitu, pihaknya sudah melaporkan hal tersebut dan sedang menunggu tim dari DKI yang sedang mendekati CSR. “Mudah-mudahan pembangunan RPTRA ini segera terwujud,” ujar Dwi.

Dengan dibuatkannya RPTRA tersebut, pastinya akan menambah ruang publik dan taman yang ada saat ini. Dari situ, pastinya warga juga akan merasakan senang karena lokasinya strategis dan sejuk. “Apalagi saat ini, diwilayah kelurahan Cilangkap sendiri dihuni oleh sekitar 6.000 KK atau sekitar 29 ribu jiwa,” paparnya.

Saat ini, kata Dwi, diwilayahnya memang sudah terdapat tiga taman yang bisa dimanfaatkan warganya. Masing-masing adalah Taman Cempaka di RW 04, tepatnya di depan Markas Pusat Teritorial TNI AD, Taman Flamboyan di RW 05 dan Taman Melati di RW 03. “Di wilayah ini juga terdapat Agrowisata Cilangkap, yang di dalamnya banyak terdapat taman, areal bermain anak-anak, joging track, perkebunan hidroponik, kebun bibit,” ungkapnya. (ifand/ruh)