Monday, 20 August 2018

Tottenham Hotspur Bantai Sunderland 4-1

Sabtu, 16 Januari 2016 — 21:50 WIB
Eriksen meluapkan kegembiraan usai menciptkan dua gol ke gawang Sunderland (reuters)

Eriksen meluapkan kegembiraan usai menciptkan dua gol ke gawang Sunderland (reuters)

INGGRIS – Bertamu ke kandang Tottenham Hotspur, Sunderland digebuk dengan skor 4-1 di pertandingan Premier League pekan ke-22 yang digelar di White Hart Lane, Sabtu (16/1).

Menurunkan Jordan Pickford untuk pertandingan liga pertamanya, Sunderland awalnya secara meyakinkan mampu menahan serangan bertubi-tubi tuan rumah yang di pekan sebelumnya dikalahkan Leicester City di stadion yang sama.

Memanfaatkan dua bek veteran John O’Shea dan Wes Brown, Sunderland mampu membuat striker Harry Kane kesulitan menemukan ruang untuk melakukan serangan mematikan. Di tiga puluh menit babak pertama, Tim asuhan Mauricio Pochettino hanya mampu memaksa kiper Pickford melakukan satu penyelamatan.

Namun pertandingan mulai menegangkan saat sundulan Kane nyaris berbuah gol. Pemain tim nasional Inggris mencoba mengarahkan bola ke gawang namun sayang bola masih melayang di atas mistar gawang.

Sepuluh menit jelang akhir babak pertama, dalam serangan balik yang cepat Erik Lamela nyaris memberikan keunggulan bagi tuan rumah. Namun sayang sepakannya masih terlalu melebar.

Menit ke-40 Sunderland berhasil mencuri gol pertama. Berawal dari operan Adam Johnson, Patrick van Aanholt yang lolos dari kawalan bek Kieran Trippier mengalahkan kiper Hugo Lloris dan membuat kedudukan sementara 0-1 untuk tim tamu.

Keunggulan Si Kucing Hitam tidak bertahan lama. Dua menit kemudian, Christian Dannemann Eriksen membuat kedudukan seimbang. Kiper Pickford berhasil mengusir sepakan Kane namun bola justru jatuh ke kaki Eriksen. Mantan pemain Ajax langsung menceploskan bola ke gawang.

Jelang akhir babak pertama, Eriksen kembali mengancam gawang Sunderland. Namun sepakan ke arah pojok bawah gawang masih bisa diselamatkan Pickford.

Babak kedua, Sunderland berusaha kembali memimpin dengan serangan cepat. Bekerja sama dengan Adam Johnson, sepakan striker Jermain Defoe hanya menghantam jaring sisi gawang.

Tuan rumah membalas dengan umpan silang Lamela ke Bamidele Ali. Sundulan gelandang 19 tahun ini masih terlalu melebar.

Tekanan Spurs akhirnya berbuah gol di menit ke-60 saat Mousa Dembele sepakan mendatar gelandang asal Belgia ini tak lagi terhentikan oleh Pickford. 2-1 untuk tuan rumah.

Ketinggalan, pasukan sam Allardyce berusaha memberikan tekanan lebih ke tuan rumah. Namun Spurs adalah tim yang memiliki pertahanan yang solid. Sunderland masih belum mampu menemukan ruang tembak yang cukup.

Keasikan menyerang, di menit ke-67 Sunderland kembali kebobolan. Eriksen menciptakan gol keduanya. Pemain tim nasional Denmark ini mengirimkan tendangan keras dari jarak 20 meter. Bola sempat mengenai kaki bek Jan Kirchhoff yang mencoba memblokir. Namun usaha bek yang baru didapat Sunderland di bulan Januari ini justru membuat bola berubah arah dan kiper Pickford hanya bisa melihat bola menggetarkan jaring gawangnya.

Walaupun unggul, tuan rumah tidak menghentikan serangan. Dan berkat tekanan Spurs mendapat hadiah penalti di menit ke-78. Berawal dari Danny Rose dijatuhkan Kirchhoff di kotak penalti, wasit menunjuk titik putih. Harry Kane yang menjadi algojo menceploskan bola ke pojok bawah gawang dan mengubah kedudukan 4-1.

Hingga tiga menit waktu tambahan, kedudukan tidak berubah dan tuan rumah merebut tiga poin yang membuatnya kini mempunyai poin 39, satu poin di bawah Manchester City yang berada di peringkat tiga klasemen. Sedangkan Sunderland yang gagal merebut kemenangan masih berada di zona degradasi. (daus)