Saturday, 17 November 2018

Byson Boyolali Club

Anak Motor Yang Ingin Jadi Teladan di Jalan

Selasa, 19 Januari 2016 — 12:23 WIB
byboc

TERTIB lalu lintas menjadi hal yang wajib dipatuhi seluruh anggota komunitas motor ini. Sehingga citra negatif yang kerap melekat pada anak motor sedikit demi sedikit bisa terkikis.

Pasalnya tidak dipungkiri, aksi ugal-ugalan hingga tindak kriminal yang melibatkan kelompok anak motor berdampak luas pada komunitas penghobi kuda besi ini. Hal tersebut diakui Dhie Lucky, anggota Byson Boyolali Club (BYBOC).

Menurut Dhie tidak semua dari komunitas motor belaku negatif. Bahkan jauh lebih banyak jumlah komunitas motor yang memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Karenanya untuk membuktikan hal itu, di komunitas tempatnya bernaung mematuhi aturan lalu lintas menjadi wajib hukumnya bagi seluruh anggota.

“Anggota BYBOC harus taat lalu lintas Biar jadi contoh buat masyarakat lain,” ujar Dhie saat ditemu Poskotanews.com, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Dhie menceritakan sedikit asal muasal berdirinya BYBOC yang berbasis di Boyolali, Jawa Tengah ini. Dengan visi dan misi ‘Kebebasan dalam menjunjung tinggi persaudaraan,” BYBOCpun didirikan pada 9 Agustus 2014.
byboc-2

Facebook merupakan salah satu wadah komunikasi didirikannya BYBOC. “Kita ketemu pertama kalo dari facebook,. Terus juga ada beberapa yang ketemu langsung di jalan. Saling sapa, ngopi bareng, nongkrong bareng, sampe akhirnya, terbentuknya komunitas ini,” ujar Dhie.

BYBOC saat ini diketuai Langit atau yang biasa disapa oleh Pakde Langit, Wakil Ketua, Yogie, Sekretaris, Bimbim, Bendahara, Irwan, Humas, Abiy, dan Divisi Touring, Arief. “Nama Byson Boyolali Club ini diambil dari jenia motor anggota komunitas ini sendiri. Yaitu Yamah Byson,” ujarnya.

BYBOC sendiri tergabung dalam forum BISA(Byson Independent Satu Indonesia), forum ini dibentuk khusus para club penunggang motor Yamaha Byson “BISA itu cuma forum untuk pencinta Byson, ga ada ketuanya, ga ada pengurusnya, cuman untuk berbagi cerita dari club-club Byson lainnya, ga ada aturan juga, aturan itu masih dari masing-masing kebijakan club sendiri, BYBOC juga tergabung dalam BISA,” tegas Dhie.
byboc-3

Seperti halnya anak motor lainnya BYBOC juga sering mengadakan touring yang di namakan tourjib (touring wajib) touring ini dilakukan melalui proses musyawarah dari para anggota. “Kalau tourjib itu kita rembukin dulu bareng-bareng karena mayoritas anggota kita itu pekerja,” tandasnya.

Adapun kejadian unik yang dialami dari BYBOC saat ingin menghadiri acara family gathering yang diadakan oleh BISA, “Jadi pas acara famgat dari BISA di kawasan Jakarta waktu itu ngga ada yang tau jalan ke tempat itu. Tapi tetep nekat, alhasil kita nyasar ngga tentu arah,” ujar Dhie sambil tertawa kecil.

Berkat kesolidan yang sudah terbentuk membuat rasa saling membantu yang kuat di antara club motor lainnya. “Waktu kita nyasar kita langsung dijemput sama komunitas lain. |Selain itu juga kalo ada yang kesulitan di tengah jalan seperti mogok, langsung ngabarin ke grup medsos pasti mereka ada aja yang nyamperin untuk bantu kita,” lanjutnya

Selain touring BYBOC juga sering mengadakan bakti sosial untuk membantu sesama, “Kegiatan bakti sosial juga sering kita lakukan selain untuk membantu sesama baksos tersebut membuat kita semakin solid dan menjujung tinggi persaudaraan antar anggota,” pungkas Dhie.

Adapun Dhie mengungkapkan bahwa BYBOC sangat terbuka bagi masyarakat umum yang ingin bergabung. “Syaratnya ya harus punya motor Byson dan memiliki rasa persaudaraan yang tinggi, berasal dari Boyolali, dan juga yang paling penting sopan tidak arogan di jalanan,” tegasnya. Jika ingin bergabung bisa kunjungi langsung ke akun Facebook resmi BYBOC yaitu Byson Boyolali Club.(PNJ-54/ruh)