Tuesday, 20 November 2018

Gadis Menderita Sakit Perut Ketemu Dukun Cabul, Habis..

Rabu, 20 Januari 2016 — 5:17 WIB

DUKUN jika tidak cabul, kayaknya sekarang nggak afdol lagi. Contohnya Mardanus, 35, dari Tuban (Jatim). Lama menduda, ketemu pasien cantik, nafsunya menjadi-jadi. Dengan alasan proses ritual, Wiwik, 18, disetubuhi di dalam gua keramat. Esuk paginya gentian Mardunus ditangkap polisi.

Dalam tata bahasa Indonesia, ditemukan istilah kata majemuk, yakni gabungan dua suku kata mengandung makna satu. Misalnya: sehat wal afiat, bijak bestari, gotong-royong, tumpang tindih, sepak terjang, hiruk-pikuk dan bla bla bla, masih banyak lagi. Tapi di era gombalisasi dewasa ini, ada tambahan sejumlah kosakata baru, misalnya saja: dukun cabul. Bisa disebut demikian, karena setiap saat muncul dukun yang mencabuli pasiennya.

Terbaru adalah Mardanus, dukun muda asal Widang, Kabupaten Tuban. Awalnya atau selama praktek, dia sebetulnya lurus-lurus saja mengobati pasien. Tapi sejak menduda dua tahun lalu, dia mulai ganas. Asal ketemu pasien berwajah cantik, ukuran celananya langsung berubah. Ketika menerapi pasien, dia memanfaatkan pegang sana pegang sini dengan penuh gairah. Tapi karena pasiennya kalangan dewasa sudah lebih dari 40 tahun, mereka memaklumi saja.

Mardanus baru kena batunya, ketika ketemu pasien muda, gadis SMA dari tetangga desa. Gadis ini memang lumayan cantik, bodinya sekel nan cemekel lagi. Maka ketika dia datang ke rumah atas rujukan paman sigadis, mulailah Mardanus bertingkah. “Nanti malam ikut ritual di gua Gembul, mau nggak?” kata Mardanus menawari.

Gadis bernama Wiwik ini mau saja, sebab pengin segera sembuh dari penyakitnya. Beberapa hari lalu sudah berobat ke dokter bahkan sempat dirawat di RS Tuban. Tapi karena tak ada kemajuan, keluarga memilih pulang paksa. Makin lama takut makin mahal, karena memang tidak punya BPJS. Bahkan sang pamanlah yang menganjurkan Wiwik berobat ke dukun Mardanus.

Sesuai kesepakatan, Wiwik malam harinya diajak menjalani ritual di Gua Gembul di Desa Jadi, Kecamatan Semanding. Untuk mandi kembang 7 rupa, ternyata Wiwik diwajibkan telanjang bulat. Sudah kepalang basah, dia menurut saja. Tapi tiba-tiba Mardanus mulai macem-macem, memaksanya bersetubuh dengan dali atas perintah jin yang ada di gua ini. Kebetulan jinnya juga baikan, dicatut namanya diam saja, tidak protes, apalagi mengadu ke MKD DPR.

Sebetulnya Wiwik hendak berontak, tapi kata Sutan Bathugana, sudah keburu masuk itu barang! Maka selepas menjalani ritual gila ini, Wiwik mengadu pada orangtuanya bahwa sudah dicabuli dan disetubuhi dukun Mardanus. Tentu saja keluarga terkaget-kaget, seperti habis dengar ledakan bom Thamrin saja layaknya.

Dukun Mardanus segera dilaporkan ke polisi dan ditangkap. Dalam pemeriksaan dia mengaku khilaf, karena sudah dua tahun menduda. Biasanya sih biasa-biasa saja menghdapi pasien cantik, tapi kini mendadak beringas kayak kena setrom 240 volt.

Listrik pasca bayar, apa sistem token, tuh? (BJ/Gunarso TS)