Tuesday, 17 September 2019

KPK Harus Periksa Adik Ketua MPR Zulkifli Hasan

Rabu, 20 Januari 2016 — 17:55 WIB
gedung KPK1.rihadin (1)

JAKARTA (Pos Kota) – Zainudin Hasan, adik Ketua MPR Zulkifli Hasan mendapat sorotan. Ia menjadi Bupati terpilih Lampung Selatan, kini dianggap sebagai calon kepala daerah yang berpotensi untuk melakukan praktik korupsi. Sebab, ia punya hutang lebih besar dibandingkan hartannya.

Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago (Ipang) menilai, hal ini ganjil. KPK harus memeriksa Zainudin Hasan.

Data yang dia peroleh, sesuai dengan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2013, Zainudin Hasan memiliki hutang sebesar Rp12,353 M. Dengan rincian hutang uang sebesar Rp12,3 M dan Rp53juta hutang kartu kredit.

“Ganjil, ketika Zainudin Hasan kembali LHKPN pada 2015 lalu, angka hutang dan rinciannya tidak berubah. Tetap memiliki hutang Rp.12,353 M,” ungkap Ipang di Jakarta, Rabu (20/1).

Menurutnya, selain dipermasalahkan oleh KPK, hutang yang dimiliki oleh kakak kandung dari walikota Bengkulu, Helmi Hasan ini juga menabrak aturan syarat dalam tahapan untuk menjadi calon bupati.

“Untuk menjadi calon bupati, Zainudin Hasan diperintah UU tidak sedang dinyatakan pailit dan tidak boleh memiliki hutang,” katanya.

Dalam pasal 4 huruf j Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2015, kata Ipang disebutkan, “Warga negara Indonesia dapat menjadi calon kepala daerah jika tidak sedang memiliki tanggungan utang secara perseorangan dan/atau secara badan hukum yang menjadi tanggung jawabnya yang merugikan keuangan negara,” katanya. (rizal/win)