Thursday, 19 October 2017

Serempetan Motor, Mahasiswa Tewas Ditikam di Ulu Hati

Rabu, 20 Januari 2016 — 12:51 WIB
Lokasi penusukan mahasiswa sedang diselidiki Satreskrim Polresta Bekasi Kota. (saban)

Lokasi penusukan mahasiswa sedang diselidiki Satreskrim Polresta Bekasi Kota. (saban)

BEKASI (Pos Kota)- Gara-gara serempetan di jalan, mahasiswa tewas ditusuk di Jalan Raya Pekayon Komsen Jatiasih, Rabu (20/1/2016). Sebeulmnya, korban melakukan pengejaran meski dalam kondisi terluka.

Rudi (21), warga Perum Duta Indah, Pondokgede, Kota Bekasi, tewas dengan luka tusuk di ulu hati. Sementara petugas Sat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, tengah menyelidiki kasus penganiayaan itu.

Ujang Rohanda, Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, mengatakan korban berkelahi sebelum terkena tusukan pengendara sepeda motor lain. Hal itu terjadi setelah kedua pengendara saling serempetan di jalan.

Hasil pemeriksaan saksi-saksi menyebutkan korban tengah melaju dari Pondokgede menuju Pekayon menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX hitam. Sekira pukul 09.30 saat sampai di kawasan Komsen, korban serenpetan yang berujung pada penusukan oleh pria yang tak dikenal. Tikaman badit itu mengenai ulu hati.

Meski terluka, Rudi menahan sakit mengejar pelaku dengan memutar arah tepat di simpang Komsen, Jatiasih. Pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menunjukkan korban terjatuh dari motor dan mengejar pelaku dengan berlari. Kondisinya sudah terluka hingga korban terjatuh karena tidak tahan dengan luka di dada.

Ia meminta pertolongan warga. Ia dilarikan ke RS Kartika Husada Jatiasih tapi nyawanya tak bisa diselamatkan.

Sementara itu, Nouval (20), rekan Rudi, mengatakan korban adalah mahasiswa smester lima Universitas Gunardharma, Kalimalang, Bekasi. “Rudi memang rada ‘seruntulan’ kalau bawa motor dan kemungkinan dia bersenggolan motor dengan pelaku di jalan,” katanya di depan kamar jenazah RS Kartika Husada. (saban/yp)