Sunday, 24 September 2017

Untuk Barang dan Jasa, Pemprov DKI Gunakan Produk Dalam Negeri

Rabu, 20 Januari 2016 — 6:34 WIB
Wakil Gubernur DKI Djarot

Wakil Gubernur DKI Djarot

JAKARTA (Pos Kota) – Memenuhi kebutuhan barang dan jasa, Pemprov DKI Jakarta mengutamakan produk lokal alias dalam negeri.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menegaskan dalam pengadaan lelang barang dan jasa, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) harus mengutamakan menggunakan produk lokal atau dalam negeri.

“Iya dong. Kebutuhan barang dan jasa, kami prioritaskan menggungakan produk dalam negeri,” kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (19/1).

Tetapi meski produk dalam negeri, lanjutnya, tetap ada syarat yang harus dipenuhi produk tersebut. Yakni sudah mendapatkan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Sebagai penjamin kualitas produk tersebut.

“Jadi produk dalam negerinya yang ada SNI. Sebab kalau dikasih tanpa ada batasan kualitas, bikin pengusaha manja. Pengusaha itu harus disiplin bekerja keras,” ujarnya.

Pemprov DKI selalu akan berpihak pada pengusaha muda, khususnya bila menghadapi pengusaha luar negeri yang masuk ke Indonesia. Bahkan, Pemprov DKI sudah menerapkan kebijakan lebih mengutamakan produk-produk dalam negeri daripada luar negeri.

“Kalau ada produk sejenis yang dihasilkan pengusaha luar negeri, maka kita harus beli produk dalam negeri sendiri,” terangnya.

Untuk membantu pengusaha dalam mengembangkan usahanya, mantan Wali Kota Blitar ini menyatakan Pemprov DKI telah mempermudah pengurusan perizinan. Bila ada kendala dalam pengurusan perizinan atau adanya pungutan liar (pungli) dalam mengurus perizinan, Djarot meminta segera dilaporkan kepadanya.

“Kita sudah punya Badan PTSP. Kalau ada yang masih mempersulit atau mengutip uang, laporkan pada saya. Biar langsung saya pecat,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Pemprov DKI juga siap membantu permodalan dan peningkatan keterampilan para pengusaha muda untuk mengembangkan usahanya.

“Kalau kalian membutuhkan permodalan dan keterampilan, jangan segan-segan bekerja sama dengan kami. Kami akan bantu permodalan dan peningkatan keterampilan melalui balai latihan kerja yang kami miliki di lima wilayah,” jelasnya.(John)