Friday, 21 September 2018

Tanah Longsor Akibatnya Jembatan Ambrol

Minggu, 31 Januari 2016 — 17:53 WIB
Jembatan yang ambrol persulit akses warga

Jembatan yang ambrol persulit akses warga

PURWAKARTA (Pos Kota) – Jembatan ambrol diterjang tanah longsor di Kampung Nangerang Wetan, Desa Nangerang, Kecamatan Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya menggerus area pertanian warga setempat dan terputusnya lalu lintas warga dari pemukiman ke area pesawahan. Pasalnya, jembatan itu satu satunya akses jalan penghubung warga Nangerang Wetan ke area pertanian.

Jembatan setinggi enam meter ini putus setelah tanah pijakan ambles dan tertimbun pepohonan. Karena dianggap jembatan itu vital bagi warga, maka warga bergotong royong membuat jembatan darurat dari bambu.

Warga setempat sudah melaporkan kejadian tanah longsor itu kepada pemerintah Desa Nangerang. Dan sudah dilihat langsung oleh aparatur desa namun belum cepat diperbaiki.

“Sudah ada dari desa Nangerang,” ujar Iman, 39, warga setempat, Minggu (31/1).

Pemkab Purwakarta melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan 18 desa dan kelurahan di Purwakarta rawan terjadi tanah longsor. Salah satunya desa di Kecamatan Wanayasa.

Kepala Dinas ESDM Kabupaten Purwakarta, Akun Kurniadi mengaku sudah mengirim surat himbauan kepada pemerintah di 18 desa agar lebih waspada tanah longsor.

“Kami tetapkan 18 desa rawan longsor dan gerakan tanah,” jelasnya. (dadan)