Sunday, 23 September 2018

Vespa Depok Club (VDC)

Menjelajah Nusantara Dengan Motor Tua

Senin, 1 Februari 2016 — 11:11 WIB
vdc

UNIK dan antik menjadi alasan motor ini masih banyak digandrungi. Meski memiliki motor tersebut diperlukan ekstra perhatian dan perawatan. Terbukti meski produk anyar terus bermunculan namun motor Vespa tetap tidak termakan zaman.

Bahkan sebaliknya, pecintanya membuat motor asal Italia seakan tidak pernah mati. Komunitas-komunitas penyuka motor yang sama ini terus bermunculan. Termasuk di Depok. Tergabung dalam Vespa Depok Club (VDC), sebanyak 60 orang kerap berkumpul memamerkan Vespa uniknya.

Saan, 55, salah satu anggota VDC mengungkapkan bahwa komunitasnya telah berdiri sejak 1996. Berawal dari sekedar hobi dan kumpul bareng akhirnya berdirilah komunitas vespa tersebut.

Meski telah uzur, namun dengan perawatan yang baik maka motor vespa mereka tampak tidak kalah dengan motor-motor masa kini. Bahkan dikatakan Saan, bersama anggota lainnya VDC kerap menggelar touring.

Tidak tanggung-tanggung bukan hanya di sekitar Depok, namun tidak jarang mereka touring ke luar kota hingga keliling nusantara. Seperti Bandung, Sukabumi, Padang, dan Bengkulu.

“Biasanya kami touring sambil menggelar bakti sosial memberikan sumbangan ke pondok pesantren,” ucap Saan saat ditemui poskotanews.com beberapa waktu lalu. Tujuan dari kegiatan ini dikatakan Saan untuk mempererat tali persaudaraan antar pengguna vespa.

Bukan hanya touring, VDC juga memiliki tim Vespa balap dengan nama Mos Q Racing Team yang terdiri dari 2 joki. Prestasi yang pernah didapatkan oleh Mos Q Racing Team dalam Vespa Balap Indonesia dari tahun 2012-2015 total ada 12 piala, 1 kelas Tune Up dan sisanya kelas hore.

Lebih lanjut Saan tidak menampik jika tidak mudah merawat motor Vespa. Selain sudah tua dan memang memiliki jenisnya berbeda dengan motor umumnya. Namun bagi pencinta motor ini hal tersebut bukan menjadi penghambat. Tapi tantangan dan keseruan tersendiri. “Kenapa saya lebih memilih motor Vespa ini, karena lebih clasik,antik, emang lebih suka sama motor tua,dibandingkan sama motor-motor sekarang,” tegasnya.

Saanpun tak segan membeberkan bagaimana tips merawat motor Vespa yang baik. Sehingga kuda besi tua ini tidaklah rewel saat digunakan.

– Harus sering cek perawatan pada mesin.
– Menggunakan oli samping berkualitas tinggi, pasalnya oli dengan kualitas (bahan aditif) rendah akan lebih mudah meninggalkan kerak.
– Mengganti oli mesin 1 bulan sekali
– Merawat accu
– Merawat busi, biasanya inilah komponen yang sering bermasalah pada motor Vespa tua.
– Merawat karburator.
– Membersihkan keran bensin.
– Merawat kabel versneling.
– Merawat bodi Vespa, kita semua tahu bahwa seluruh bodi Vespa terbuat dari besi, maka harus sering dibersihkan agar tidak mudah keropos/berkarat.
– Servis sebulan sekali.

Dengan tips ini, Saanpun meyakinkan setiap barang otomotif bila dirawat dengan baik maka akan tetap maksimal saat melaju. Termasuk motor Vespa. Karenanya Saanpun berpesan bagi masyarakat yang memang berminat mengoleksi Vespa untuk tidak ragu. Termasuk untuk komunitasnya yang membuka pintu bagi siapapun untuk bergabung dengan komunitasnya.

“Syarat untuk masuk kedalam Club VDC ini cukup mudah, dengan memiliki SIM(Surat Izin Mengemudi) dan lebih pentingnya lagi harus memiliki motor Vespa. Dengan bergabung dengan komunitas kita bisa bertukar pikiran dan pengetahuan tentang motor ini,” pungkasnya.(PNJ-45/ruh)